5 Penampakan Jembatan Cipamatutan Bojonggenteng Sukabumi Lapuk

- Redaksi

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi

Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTENG – Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. Jembatan yang berada di perbatasan tiga desa dan dua kecamatan tersebut, pondasinya sudah terlihat retak, belah dan tergerus air sungai.

Jembatan Cipamatutan menghubungkan Kampung Pamatutan Peuntas, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, dan Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, dengan Kampaung Pamatutan, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Jembatan Cipamatutan merupakan akses utama menuju Kecamatan Kalapanunggal dan Kabandungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi sudah menyiasati bolong dan retak jalan jembatan dengan menggunakan pelat baja.

Baca Juga :  Curi Mobil Milik Warga Bojongkokosan, Pria Asal Parungkuda Sukabumi Dibekuk Polisi

Berikut 5 foto penampakan Jembatan Cipamatutan lapuk.

1. Pondasi Tiang Penyangga Belah
Hampir semua pondasi tiang penyangga jembatan belah, walaupun sebagian tertutup tanah yang tergerus air.

1 2

2. Jalan Jembatan Retak dan Bolong
Di dua tepi jembatan aspal jalan mengalami retak dan bolong. Selain itu, retakan juga ada di bagian tengah jembatan.

2

3. Ditambal Pelat Besi
Beberapa titik jalan jembatan retak dan bolong sudah bertahun tahun ditambal dengan pelat baja.

Baca Juga :  4,5 dari 6 Km Jalan Kabupaten Rusak Parah di Ciemas Sukabumi

66

4. Retak di Bagian Tengah
Retak jalan jembatan di bagian tengah jalan, hal ini karena bagian bawah jembatan menggunakan balokan kayu, sehingga mudah retak ketika terjadi guncangan saat kendaraan melintas.

Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi
Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi

5. Kayu Lapuk
Balok kayu yang menjadi alas penahan aspal jalan dari bahan kayu, karena sudah puluhan tahun, banyak kayu sudah Lapuk dan patah di bagian ujung.

Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi
Jembatan Cipamatutan rawan ambruk. l Fery Heryadi

Berita Terkait

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Berita Terbaru

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung - Persib

Sosok

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung

Kamis, 29 Jan 2026 - 22:49 WIB