Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Ribuan pekerja PT Muara Tunggal menggelar aksi unjuk rasa di depan area perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (18/2/2026).

Massa aksi memadati akses masuk perusahaan sambil membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Aksi tersebut merupakan protes atas pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Sukabumi.

Buruh mendesak manajemen agar membayarkan THR sebesar satu bulan gaji penuh, sebagaimana diatur dalam regulasi ketenagakerjaan. Koordinator aksi dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) menyatakan bahwa THR merupakan hak normatif pekerja yang wajib dipenuhi perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pada tahun sebelumnya sebagian pekerja tidak menerima THR secara penuh sesuai UMK yang berlaku.

“THR bukan bentuk kebijakan sukarela perusahaan, melainkan kewajiban yang diatur dalam peraturan pemerintah. Kami hanya menuntut hak yang seharusnya kami terima,” ujarnya dalam orasi.

Para buruh menilai pembayaran yang tidak sesuai berdampak besar terhadap kondisi ekonomi keluarga pekerja, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan meningkat.

Aksi yang berlangsung di kawasan industri Cibadak tersebut sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi. Aparat kepolisian diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi dan memastikan situasi tetap kondusif.

Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna menghindari kemacetan panjang di jalur nasional yang melintasi kawasan tersebut.

Serikat pekerja menyatakan siap menempuh jalur dialog maupun melaporkan persoalan tersebut kepada instansi ketenagakerjaan apabila tidak ada kejelasan mengenai pembayaran THR sesuai aturan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen perusahaan belum memberikan keterangan resmi kepada media terkait tuntutan para pekerja.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru