SUKABUMIHEADLINE.com l Masjid Al-Jabbar baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Kemegahan masjid yang digadang-gadang sebagai ikon baru Kota Bandung dan Jawa Barat ini mengundang rasa penasaran warga dari berbagai penjuru Tanah Air, khususnya Jawa Barat.
Tak heran jika setelah diresmikan, ribuan orang mengunjungi masjid yang pembangunannya menekan biaya hingga Rp1 triliun itu.
Diakui wanita asal Kabupaten Sukabumi, Siti Ristiawanti, sejak diresmikan masjid yang terletak di Jl. Cimencrang No.14, Kelurahan Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung tersebut, sudah diserbu warga yang berjejal ingin menyaksikan kemegahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya kebetulan asli Sukabumi, cuma menikah dengan orang Bandung dan tinggal tidak jauh dari Masjid Al-Jabbar,” aku Siti kepada sukabumiheadline.com, Rabu (18/1/2023) malam.
“Tapi walaupun tempat tinggal dekat masjid itu, saya baru sekali mengunjunginya. Ramai banget dari pagi, udah mirip tempat wisata. Padahal saya berkunjung Sabtu malam lalu. Banyak kendaraan, bis juga ada mungkin dari luar daerah,” jelas Siti.
Lebih jauh, wanita asal Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, tersebut menyayangkan masih ada sejumlah pengunjung yang membuang sampah sembarangan.
“Iya masih ada aja, harusnya kebersihan dijaga karena itu tempat ibadah,” kata dia.
“Pedagang juga banyak, terutama di luar pagar area masjid. Sayangnya para pedagang itu seperti memanfaatkan situasi, menjual barang dagangan dengan harga dua kali lipat,” katanya.