Pahatan Unta Kuno Situs Prasejarah di Arab Saudi, Lebih Tua dari Piramida Mesir

- Redaksi

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com I ARAB SAUDI – Arkeolog menetapkan pahatan bergambar unta pada bebatuan di provinsi kawasan utara Arab Saudi, berusia sekitar 7.000-8.000 tahun.

Penelitian ini melibatkan 14 ilmuwan dari Eropa dan Timur Tengah yang berkolaborasi untuk mempelajari relief hewan tersebut.

Penemuan pahatan batu tersebut menunjukkan usia lebih tua dibanding Piramida Agung Giza di Mesir, atau situs Stonehenge di Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awalnya, relief kuno ini diperkirakan mulai dipahat pada 2.000 tahun lalu. Namun, Journal of Archaeological Science mengungkap bila pola erosi dan bekas alat yang digunakan menunjukkan pahatan unta itu berasal dari masa prasejarah sekira 5200-5600 Sebelum Masehi.

Dilansir BBC, kurun itu jauh sebelum Piramida Giza muncul dan sebelum unta dijinakkan manusia.

Para ilmuwan lantas memperkirakan umur struktur bebatuan menggunakan luminescence dating atau penanggalan luminesensi —penggunaan radiasi inframerah dan termal untuk mengukur energi foton yang dilepaskan dari struktur geologis— dan sinar-X.

Walaupun sudah rusak, bentuk strukturnya masih terlihat. Tampak pahatan kaki dan tapak kaki unta yang dalam, serta garis rumit berupa garis wajah dan moncong unta. Para peneliti mencatat gambar unta kemungkinan dipahat ulang menggunakan alat-alat batu ketika bebatuan mulai runtuh sekitar 1000 SM.

Peneliti menduga proses pemahatan memakan waktu 10-15 hari, dan membutuhkan semacam alat perancah untuk memahat bagian atas.

Kepada kantor berita berbasis di Uni Emirat Arab The National, Maria Guagnin selaku arkeolog Max Planck Institute for the Science of Human History menyatakan ketakjubannya terhadap pahatan unta ini, mengingat perkakas saat itu masih sangat terbatas dan belum canggih.

“Benar-benar menakjubkan. Kami menyaksikannya dalam kondisi terkikis berat dan banyak panel telah runtuh, situs aslinya pasti akan membuat kita terkagum-kagum,” tuturnya.

Berita Terkait

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

Selasa, 8 September 2026 - 23:30 WIB

Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB