sukabumiheadline.com – PT PLN (Persero) kembali mengoperasikan Gardu Induk (GI) Jampang Kulon 150 kV berkapasitas 1 x 60 MVA. Langkah tersebut diklaim sebagai upaya penguatan infrastruktur kelistrikan yang bakal mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Re-energize GI tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan fondasi yang lebih kuat bagi ekspansi usaha, investasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan Jampang Kulon dan sekitarnya.
GI Jampang Kulon terhubung dengan infrastruktur transmisi sepanjang 56,96 kilometer yang ditopang 88 titik tower. Sistem tersebut juga terkoneksi melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTU Pelabuhan Ratu–Jampang Kulon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melansir laman resmi PLN, pengoperasian kembali GI Jampang Kulon merupakan hasil kolaborasi PLN Group yang melibatkan PLN UIP JBT, PLN UPT Bogor, dan PLN UID Jawa Barat, untuk memperkuat distribusi hingga ke pelanggan, PLN turut menyiapkan empat jalur penyulang dari gardu induk tersebut.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, peningkatan kapasitas dan keandalan jaringan perlu dilakukan sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan listrik di suatu wilayah.
Menurutnya, ketersediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai akan menjadi salah satu faktor pendukung bagi masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengembangkan kegiatan ekonominya.
“Kami ingin memastikan pertumbuhan kebutuhan listrik berjalan beriringan dengan kesiapan infrastrukturnya. Dengan sistem yang semakin kuat dan andal, PLN dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan membuka ruang bagi tumbuhnya berbagai potensi usaha di wilayah Selatan Jawa Barat,” ujar Joharifin, dikutip sukabumiheadline.com, Senin, (31/8/2026).
Dengan kembali beroperasinya GI Jampang Kulon, konfigurasi sistem kelistrikan di kawasan tersebut menjadi lebih kuat dan fleksibel. PLN memiliki alternatif pasokan sekaligus kemampuan manuver jaringan yang lebih baik ketika terjadi perubahan kondisi sistem.
Penguatan jaringan ini menjadi semakin strategis mengingat Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang luas dengan beragam potensi ekonomi. Kawasan selatan, misalnya, memiliki potensi kelautan yang besar dengan garis pantai mencapai sekitar 117 kilometer.
Keandalan pasokan listrik diharapkan dapat ikut menopang perkembangan berbagai sektor, mulai dari aktivitas masyarakat, usaha kecil dan menengah, hingga kegiatan industri dan investasi yang membutuhkan pasokan energi secara konsisten.









