25.3 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Beredar Gambar Wajah Asli Prabu Siliwangi Versi AI, Cek di Sini

SUKABUMIHEADLINE.com l Sosok Raja Sunda, Prabu Siliwangi...

Pesona Pakuan Pajajaran, Melihat Keindahan Suasana di Ibu Kota Kerajaan Sunda

sukabumiheadline.com l Teknologi Artificial Intellegence atau AI...

Ada Burayut dan Jalabria, 5+2 Kue Tradisional Khas Sunda Tak Lagi Populer di Sukabumi

Gaya hidupAda Burayut dan Jalabria, 5+2 Kue Tradisional Khas Sunda Tak Lagi Populer di Sukabumi

sukabumiheadline.com l Bicara soal kuliner, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah penyumbang sajian kuliner lezat dan populer sejak zaman dahulu, seperti contohnya kue tradisional khas Sunda yang masih eksis hingga sekarang.

Meskipun mulai banyak kue-kue kekinian, tetapi kue jadul tetap diburu para pecinta kuliner.

Namun sayangnya, 7 kue tradisional khas Sunda ini sudah sulit ditemui di Sukabumi. Padahal, ketujuh kue ini masih begitu populer di era 80 Hinggan 90an.

Apa saja kue-kue tradisional dari Tanah Pasundan? Berikut daftarnya.

1. Putri Noong

Manis, kenyal dan gurih, masyarakat Tanah Pasundan pasti tak asing lagi dengan kue tradisional bernama Putri Noong ini. Kue ini terbuat dari singkong yang diparut, dicampur dengan parutan kelapa, daun pandan, gula, garam, dan pewarna makanan.

Kue Putri Noong. l Istimewa
Kue Putri Noong. l Istimewa

Adonan tersebut kemudian diberi potongan pisang dan digulung memanjang, setelah itu Putri Noong dikukus hingga matang.

Sesuai namanya, dalam bahasa Sunda, Putri Noong ini mempunyai arti “Putri yang mengintip” karena bentuknya seperti mata yang tengah mengintip. Ada juga yang menamainya kue kacamata.

Biasanya jajanan ini ditemukan di penjual kue tradisonal bersama awug, nagasari, ongol-ongol dan sebagainya dengan harga seporsi sekitar Rp5 ribu.

2. Nagasari

Mirip seperti Putri Noong yang menggunakan pisang sebagai bahan bakunya, akan tetapi nagasari dibuat dari tepung beras, santan, gula, garam, dan tepung sagu. Selanjutnya adonan diberi potongan pisang di tengahnya

Nagasari
Kue Nagasari. l Istimewa

Kue ini dikukus dan menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya. Dari daun pisangnya ini dapat memberikan aroma khas. Namun, tak hanya di Jawa Barat saja, nagasari ini bisa ditemukan di daerah Makassar dan Jepara.

3. Burayut

Burayut atau Burayot ini adalah kue manis yang banyak ditemukan di daerah Garut. Ukurannya kecil-kecil ini pas dimakan sekali lahap. Nama uniknya ini diambil dari bentuk kue yang ngaburayot alias menggantung.

Bahan dasar kue tersebut dari tepung beras yang digiling menjadi tepung, lalu dicampur kacang tanah dan air gula merah hingga bisa dipulung. Setelahnya adonan digoreng, lalu ditiriskan dengan cara dijepit.

Burayut
Kue Burayut. l Istimewa

Konon, awal mula ditemukannya kue ini dari ketidaksengajaan seorang warga Garut yang mempunyai stok gula aren dan tepung beras cukup banyak, kemudian warga tersebut bereksperimen dan lahirlah kue Burayut ini.

Burayut mudah ditemukan di beberapa wilayah di Garut seperti kecamatan Leles, kecamatan Kadungora, atau wilayah Cangkuang.

4. Colenak

Jajanan pasar dari Jawa Barat cukup sering memanfaatkan singkong dan gula merah sebagai bahan pembuatannya, seperti halnya Colenak. Nama Colenak ini merupakan singkatan dari “Dicocol Enak”.

Colenak
Kue Colenak. l Istimewa

Fermentasi singkong atau dikenal dengan nama peuyeum ini diolah dengan cara dibakar, lalu cara menyantapnya bersama cocolan gula merah cair dan parutan kelapa. Meski tapai singkongnya agak gosong, tetapi bagi sebagian orang ini adalah bagian ternikmatnya.

Makanan manis asal Bandung ini pertama kali dikenalkan pada 1930 oleh Aki Murdi dan produk colenak buatannya tersebut masih hits sampai hari ini. Per bungkusnya, Colenak ini dijual mulai kisaran Rp10 ribu sampai Rp20 ribuan saja.

5. Jalabria

Jalabria terkadang disebut sebagai donatnya Jawa Barat. Tetapi, Jalabria ini dibedakan dari segi warnanya yang cokelat gelap dan ukurannya lebih kecil.

Jalabria
Kue Jalabria. l Istimewa

Bahan baku pembuatannya dari tepung ketan hitam, air, kelapa parut, dan garam seluruh bahannya dicampur kemudian dibalut lapisan gula merah cair. Selanjutnya jalabria digoreng hingga matang dan teksturnya keras.

Rasa manisnya yang legit ini paling nikmat disantap selagi hangat. Selain membeli di pasar, Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah.

5+1. Kue Keremes

Memanfaatkan ubi jalar sebagai bahan bakunya, kue Keremes ini sering dijajakan di pinggir jalan atau dijual di toko oleh-oleh khas Jawa Barat. Ubi jalar dipotong-potong dibentuk bulat lantas digoreng hingga kuning keemasan.

Kremes
Kue Keremes. l Istimewa

Kue keremes punya tekstur crunchy dengan cita rasa manis dan gurih yang bersatu ketika dimakan. Keremes juga bisa ditemui di daerah lain seperti di Sumatera dengan nama kue balam, kue carang di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

5+2. Ongol-ongol

Sekilas kue ini mirip Gurandil yang memiliki warna-warni menarik nan menggoda, begitupun dengan cara penyajiannya yang ditaburi parutan kelapa.

Bedanya, Ongol-ongol khas Jawa Barat bagian utara sekitar Cirebon dan Indramayu. Berbentuk kubus kecil, kue basah ini dibuat dari campuran tepung hunkue dan tepung singkong yang dimasak dan dibiarkan mengenyal.

Ongol-ongol
Kue Ongol-ongol. l Istimewa

Ongol-ongol kemudian dibalur kinca atau gula merah cair, dan diberi parutan kelapa supaya makin nikmat.

Kue berwarna kecokelatan yang kenyal ini merupakan warisan perang dari serbuan tentara Mongol yang pernah menyerang tanah Jawa pada 1200-an.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer