sukabumiheadline.com – Jawa Barat yang memiliki Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB pada 2023 mencapai lebih dari Rp2 ribu triliun jadi salah satu yang paling besar. Sumbangsih dari 27 kota dan kabupaten, terdiri dari 18 kabupaten dan 9 kota turut berpengaruh. Hal itu antara lain karena ada sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat memiliki PDRB rendah.
Untuk informasi, PDRB atau dalam bahasa Inggris, istilah ini dikenal dengan sebutan Gross Regional Domestic Product, menurut Dr. Jontro Simanjuntak, S.Pt., S.E., M.M, dalam bukunya berjudul Ekonomi Makro Kepulauan Riau, adalah jumlah nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari seluruh kegiatan perekonomian di seluruh daerah.
PDRB juga dapat diartikan sebagai keseluruhan jumlah nilai produksi, baik barang dan jasa yang dihasilkan suatu daerah tertentu atau regional selama satu tahun tertentu. Baca selengkapnya: Sukabumi termiskin di Jawa Barat menurut Produk Domestik Regional Bruto, ini pengertian dan cara hitung PDRB
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika melihat PDRB tertinggi dicapai oleh Kabupaten Bekasi dengan Rp393 triliun dan menjadi daerah terkaya.
Maka untuk PDRB terkecil didapat oleh Kota Banjar dengan hanya mencapai sebesar Rp5,2 triliun dan menjadi daerah termiskin.
Selain PDRB yang rendah, Kota Banjar pun menjadi daerah di Jawa Barat yang memiliki UMK paling kecil dengan nominal Rp2.204.754,58.
Rekomendasi Redaksi: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024: Dari persentase penduduk miskin hingga PDRB

Berikut adalah daftar Kota Kabupaten Termiskin di Jawa Barat menurut PDRB 2023, dikutip dari laman Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (2/1/2025).
10. Kabupaten Sumedang Rp43,3 triliun
9. Kabupaten Majalengka Rp41,7 triliun
8. Kota Cimahi Rp40,5 triliun
7. Kabupaten Ciamis Rp39,8 triliun
6. Kabupaten Kuningan Rp32,5 triliun
5. Kota Cirebon Rp28,8 triliun
4. Kota Tasikmalaya Rp27,4 triliun
3. Kota Sukabumi Rp15,3 triliun
2. Kabupaten Pangandaran Rp14,3 triliun
1. Kota Banjar Rp5,2 triliun.