Momen PM Inggris gelar rapat kabinet darurat untuk akui Negara Palestina

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Inggris Keir Starmer - Ist

PM Inggris Keir Starmer - Ist

sukabumiheadline.com – Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer menggelar rapat kabinet darurat untuk membicarakan krisis di Jalur Gaza, Palestina, dan mengupayakan pengakuan terhadap negara tersebut pada Selasa (29/8/2025).

Rapat darurat berlangsung setelah Starmer dilaporkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Skotlandia pada Senin (28/7/2025). Dalam pertemuan itu, ia memaparkan kepada Trump terkait rencana Inggris di Gaza.

Diberitakan AFP, rencana Inggris terkait Gaza ini berfokus pada upaya mencapai perdamaian permanen dan berkelanjutan di wilayah tersebut. Rencana Inggris ini juga mencakup kondisi-kondisi yang harus dicapai agar London bisa sesegera mungkin mengakui negara Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara menurut The Daily Telegraph, proposal Inggris itu juga mencakup syarat soal tidak boleh ada peran Hamas lagi dalam rekonstruksi Gaza. Selain itu, London juga memberi syarat agar Hamas dan Israel segera menyepakati gencatan senjata dan membebaskan semua sandera yang masih ditawan.

Dilansir dari BBC, Downing Street belum memberikan detail terkait rencana Inggris soal Gaza ini. Namun, rapat darurat Starmer dan kabinetnya ini dilaporkan akan berlangsung pukul 14.00 waktu London.

Starmer menggelar rapat darurat soal Gaza dan pengakuan Palestina ini meski The House of Commons atau dewan perwakilan Inggris sedang reses sejak pekan lalu.

Kepada BBC, Starmer mengatakan proposal Inggris soal Gaza ini juga akan dipresentasikan kepada sekutu, termasuk negara Arab dalam beberapa hari ke depan.

Ia semakin tertekan untuk membawa Inggris mengakui Palestina menyusul Perancis, Kanada, dan beberapa negara Eropa lainnya yang telah lebih dulu melakukan langkah tersebut. Perancis dan Kanada berencana meresmikan pengakuan terhadap Palestina di sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

Tak hanya dari luar negeri, Starmer juga tertekan dari dalam negeri termasuk partainya sendiri, Partai Buruh, yang makin mendesak sang PM untuk mengakui Palestina dan berbuat lebih untuk menghentikan kekejian Israel di Jalur Gaza.

Sebanyak 255 anggota parlemen Inggris, termasuk 147 legislator dari Partai Buruh, telah menyerukan pemerintahan Starmer untuk segera mengakui negara Palestina.

Pada akhir pekan lalu, Starmer juga membuat pernyataan Pers bahwa Inggris pada akhirnya akan mengakui negara Palestina melalui solusi dua negara. Sebab, menurutnya, itu merupakan satu-satunya cara mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah.

“Pengakuan terhadap negara Palestina harus menjadi salah satu langkah itu. Saya tidak ragu soal itu,” tegas Starmer dalam sebuah video yang diunggah di X, pada Sabtu (26/7/2025).

“Namun, hal itu harus menjadi bagian dari rencana yang lebih luas yang pada akhirnya menghasilkan solusi dua negara dan keamanan yang langgeng bagi rakyat Palestina dan Israel.”

Berita Terkait

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terbaru