Atap Kelas SD Negeri Cicewol di Cicurug Sukabumi Ambruk

- Redaksi

Kamis, 17 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atap bangunan SDN Cicewol di Sukabumi ambruk. l Istimewa

Atap bangunan SDN Cicewol di Sukabumi ambruk. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Dua unit ruang kelas SD Negeri Cicewol di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk setelah diterjang angin kencang.

Menurut warga sekitar, Ramdan, musibah terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Rabu (16/11/2022) kemarin.

“Kejadiannya kemarin, Rabu. Waktu turun hujan besar. Katanya sih bangunannya memang udah lapuk,” kata Ramdan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, Dodi Firmansyah menyebut peristiwa tersebut, terjadi karena cuaca ekstrem disertai angin kencang.

“Awalnya angin kencang yang melanda kampung Cicewol. Kemudian pukul 13.00 WIB tiba-tiba atap dua ruang kelas SDN Cicewol ambruk,” ujar Dodi, Kamis (17/11/2022).

Menurut Dodi, kelas tersebut sudah lama dibiarkan dan tidak diisi karena kondisi atapnya sudah lapuk .”Saat kejadian tidak ada korban, karena kondisi ruang kelas sudah tidak dipergunakan dan siswa pun sudah pulang,” ucapnya.

Selanjutnya, pihak sekolah SDN Cicewol membagi pembelajaran menjadi dua sesi untuk mengganti belajar siswa akibat dua kelas yang ambruk.

Sementara, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kecamatan Cicurug, Ridwan Rustandi mengatakan, dari laporan awal ruang kelas tersebut sudah tidak dipergunakan akibat lapuknya kondisi atap.

“Memang atapnya itu sudah rapuh dan sudah lama tidak dijadikan tempat pembelajaran siswa, sehingga saat kejadian kemarin pun keadaan kosong dan tidak ada korban,” ujarnya.

Untuk memastikan kondisi bangunan atap ambruk tersebut, pihaknya kata Ridwan bersama pengawas akan melakukan peninjauan.

“Siang ini (Kamis) kita akan tinjau kondisinya. Termasuk pola pembelajaran yang dilakukan oleh pihak sekolah,” katanya.

Berita Terkait

Polisi selidiki penemuan tengkorak wanita di Sungai Cikole Sukabumi
4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan
Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:00 WIB

Polisi selidiki penemuan tengkorak wanita di Sungai Cikole Sukabumi

Minggu, 27 September 2026 - 05:00 WIB

4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB