Bubur Bakar, Kuliner Unik Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 30 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu bubur bakar. l Istimewa

Menu bubur bakar. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l BAROS – Wah, kehadiran menu unik ini tentunya kabar baik buat para pemburu kuliner khas di Sukabumi.

Bubur Bakar Monggo, letaknya di Jl. Baros, Sudajaya, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Kedai bubur ayam yang dipanaskan dengan cara dibakar ini buka mulai jam 05.30 – 15.30 WIB.

Secara umum, bubur bakar ini memang mirip bubur ayam biasa. Bubur beras dengan tambahan ayam suwir, emping, kacang, sambal, seledri, bawang goreng, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bedanya, jika pada umumnya bubur yang sudah panas disajikan pada sebuah mangkuk, yang ini dipanaskan terlebih dahulu dengan menggunakan sebuah panci teplon, kemudian baru disajikan kepada pembeli.

Selain itu, ada tambahan topping telur ayam yang dimasak ketika bubur dipanaskan dengan cara di bakar. Setelah telur matang, barulah kemudian disajikan.

“Rasanya beda aja dari bubur ayam biasa. Terutama cara penyajiannya juga berbeda dengan bubur ayam pada umumnya,” kata Iwan Hermawan (45) kepada sukabumiheadline.com, Jumat (29/10/2021) malam.

Karena cara penyajiannya terbilang tidak lazim, tidak heran jika banyak pengunjung antri membeli Bubur Bakar Monggo.

Untuk urusan harga, jangan khawatir, masih terbilang murah kok. Untuk bubur bakar biasa dijual seharga Rp10 ribu per porsi. Sedangkan, bubur bakar dengan tambahan topping telur dijual Rp15 ribu per porsi.

Berita Terkait

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027
Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB