Cor Jalan Kabupaten Sukabumi tak tuntas, banjir terjang rumah warga Bojonggenteng

- Redaksi

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mancing di Ruas Jalan Bojonggenteng - Kalapanunggal terendam banjir - Ist

Warga mancing di Ruas Jalan Bojonggenteng - Kalapanunggal terendam banjir - Ist

sukabumiheadline.com – Jalan rusak parah, berlubang dan menganga berukuran sekira 3 x 3 meter membuat ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir dadakan, Ahad (2/11/2025).

Pasalnya, ketiadaan saluran drainase membuat air meluap ke jalan setelah hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi. Alhasil, Kampung Bojonggenteng RT 012/005, perbatasan Desa/Kecamatan Bojonggenteng dengan Berkah RT 002/001, terendam hingga setinggi 30 cm.

Menurysalah seorang warga, Iin Komarudin, luapan banjir tersebut juga merupakan ekses dari pengecoran jalan yang hanya sekira 300 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dicor aja jalan, paling cuma 40 sampai 50 meter. Sekarang setiap hujan, air selalu meluap ke jalan. Malah kalau hujannya gede banget, air tuh masuk ke teras rumah,” kata Iin kepada sukabkmiheadline.com, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Protes Jalan Rusak di Kawasan Wisata Ciracap Sukabumi, Warga Tabur Ikan 20 Kg

“Dicor sekira tiga tahun lalu, tapi karena nanggung, malah jadi mengganggu aliran air. Air jadi berbalik semua ke arah sini (rumah),” sesal dia.

Bagi Iin, pengecoran jalan tersebut memang belum tuntas, mengingat jalan rusak jauh lebih panjang di ruas tersebut.

Enggak tahu kenapa. Menurut saya sih ini memang gak tuntas aja. Jalan rusak kan panjang, kenapa dicornya cuma sedikit?” sesalnya.

Ia menambahkan, dua rumah rutin terdampak banjir dadakan tersebut. Terlebih, kata dia, saat ini tengah musim hujan.

Selain itu, dampak juga sangat dirasakan para pengguna jalan. Para pengendara roda dua sering kehilangan keseimbangan dan jatuh karena lubang jalan yang sudah tertutup air.

Baca Juga :  Duel maut, satu pelajar SMP di Sukabumi tewas

“Ke warga sekitar mah, ke rumah ana dan teh Icoh. Cuma dampàk kan juga dirasakan pengguna jalan, kalau yang belum hafal jalur ini, bisa celaka,” kata Iin.

“Harapan saya sih ya segera diperbaiki lagi. Masa mau dibiarkan begini bertahun-tahun,” pungkasnya.

Saking kesalnya, salah seorang warga malah memilih melakukan aksi protes dengan cara memancing dijalan yang tergenang banjir. Aksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemkab Sukabumi.

Hingga berita ini ditulis, redaksi masih menunggu jawaban konfirmasi dari dinas terkait.

Untuk informasi, ruas jalan tersebut juga merupakan penghubung menuju Kecamatan Kabandungan, Cikidang, dan Parakansalak. Jalan juga merupakan akses alternatif menuju Pelabuhanratu, Pamijahan (Kabupaten Bogor), hingga Provinsi Banten.

Berita Terkait

Gegara tumpukan sampah, Nadine Merry gagal nikmati keindahan pantai di Sukabumi
Jumlah pria-wanita Sukabumi menikah, bercerai dan jomblo 2025
Sebelum direlokasi, Pemprov beri korban banjir Sukabumi Rp10 juta untuk kontrak rumah
Perhutani siapkan draf MoU penanggulangan dan relokasi korban bencana di Sukabumi
Akses Sukabumi – Sagaranten putus akibat banjir dan longsor
Kecamatan mana terbanyak dihuni wanita? Ini jumlah KK dan penduduk Kota Sukabumi
Bencana alam di Purabaya Sukabumi, rumah hingga kambing terbawa banjir
Terungkap, korban tewas di Pantai Karanghawu Sukabumi bernama Nazari Nasrullah

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 10:37 WIB

Gegara tumpukan sampah, Nadine Merry gagal nikmati keindahan pantai di Sukabumi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:32 WIB

Jumlah pria-wanita Sukabumi menikah, bercerai dan jomblo 2025

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:20 WIB

Sebelum direlokasi, Pemprov beri korban banjir Sukabumi Rp10 juta untuk kontrak rumah

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:51 WIB

Perhutani siapkan draf MoU penanggulangan dan relokasi korban bencana di Sukabumi

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:44 WIB

Akses Sukabumi – Sagaranten putus akibat banjir dan longsor

Berita Terbaru