Daftar 13 wanita asal Jawa Barat korban TPPO dan eksploitasi, usia 20an

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelamatan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat 23 Januari 2026. Para korban rencananya akan langsung dijemput oleh Gubernur Jawa Barat ke NTT - Ist

Penyelamatan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat 23 Januari 2026. Para korban rencananya akan langsung dijemput oleh Gubernur Jawa Barat ke NTT - Ist

sukabumiheadline.com – Kolaborasi lintas institusi dikerahkan untuk memulangkan 13 perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi seksual.

Para korban yang saat ini berada di wilayah hukum Polres Sikka, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), dijadwalkan akan dijemput langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama kepolisian.

Gubernur Jawa Barat direncanakan turut serta dalam proses pemulangan tersebut sebagai bentuk komitmen perlindungan terhadap warga Jawa Barat, yang berhasil diselamatkan Suster Ika. Baca kronologi selengkapnya: Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., mengonfirmasi langkah strategis ini. Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan fisik dan mental para korban.

Baca Juga :  Pengakuan Wanita Sukabumi ke KDM, ternyata harus bayar ganti rugi Rp50 juta

“Fokus utama kami adalah memastikan kondisi para korban dalam keadaan aman serta memberikan pendampingan yang dibutuhkan saat proses pemulangan,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Kasus ini sendiri bermula dari laporan polisi di Polres Sikka (Polda NTT) pada awal Februari lalu. Saat ini, para korban yang berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Cianjur, dan Indramayu tersebut telah mendapatkan perlindungan sementara di NTT sembari menunggu keberangkatan kembali ke Tanah Pasundan.

Berikut daftar Identitas 13 Korban Asal Jawa Barat yang menjalani proses pemulangan, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi kepolisian, Selasa (24/2/2025)

  1. Indri Nuraeni (24), Bandung
  2. Grevia Agra Tasya (20), Bandung
  3. Yunika Andini Putri (23), Bandung
  4. Putri Nurfatilah (20), asal Bandung
  5. Beby Syeira Nurochman (21), Bandung
  6. Siti Komalasari (29), asal Cianjur
  7. Novia (20), asal Cianjur
  8. Jeta Tania Peranginangin (18), Cianjur
  9. Dea Oktaviani (19), Cianjur
  10. Rosita (22), Cianjur
  11. Tia Rahma Awaliah (21), Cianjur
  12. Sri Sunarti (31), Purwakarta
  13. Castiya Ningrum (25), Indramayu
Baca Juga :  Polda Jabar dalami kasus Reni asal Sukabumi dijadikan budak seks di China

Setibanya di Jawa Barat nanti, para korban tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka akan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan mendapatkan pendampingan psikologis guna memulihkan trauma.

Tak hanya berhenti pada pemulangan, Polda Jabar juga akan melakukan penyelidikan mendalam untuk membongkar jaringan yang mengorganisir pengiriman para perempuan tersebut.

“Apabila ditemukan adanya keterlibatan pihak dari wilayah Jawa Barat, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Polda Jabar kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar daerah dengan iming-iming gaji besar namun prosedur dan legalitasnya tidak jelas. Kesadaran masyarakat adalah benteng utama dalam mencegah terulangnya kasus TPPO serupa di masa depan.

Berita Terkait

Wajah Brimob aniaya pelajar madrasah hingga tewas di Tual
Ngaku kena tipu, wanita Sukabumi memerkosa sesama perempuan
Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain
Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud
Istri Dirdik KPK, Kombes Sumarni: Dari Polres Sukabumi Kota jadi Kapolres Metro Bekasi
10 pelajar Sukabumi dan Cianjur bikin ulah di Candi Prambanan, diamankan polisi
Momen rakit Wagub Aceh dan GM PLN terbalik saat menyeberang sungai
Libur Nataru 2 pekan, BPJT siapkan manajemen trafik di GT Ciawi-Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:08 WIB

Daftar 13 wanita asal Jawa Barat korban TPPO dan eksploitasi, usia 20an

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:24 WIB

Wajah Brimob aniaya pelajar madrasah hingga tewas di Tual

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:29 WIB

Ngaku kena tipu, wanita Sukabumi memerkosa sesama perempuan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:28 WIB

Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:56 WIB

Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131