Dekat Pendopo, Belasan Lampu Trotoar Jalan Siliwangi Palabuhanratu Sukabumi Mati

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu taman penerang jalan trotoar di Jalan Siliwangi Palabuhanratu tidak menyala. l Dok. sukabumiheadlines.com

Lampu taman penerang jalan trotoar di Jalan Siliwangi Palabuhanratu tidak menyala. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINE.com I PALABUHANRATU – Miris, puluhan lampu taman dan penerangan di ruas Jalan Siliwangi, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi rusak dan mati.

Pantauan di lapangan, hampir sepanjang Jalan Siliwangi keberadaan lampu taman yang juga berfungsi sebagai penerangan trotoar jalan tersebut, kondisinya mengkhawatirkan. Pasalnya, sejumlah lampu kondisinya tidak menyala. Selain itu, sebagian bola lampu juga terlihat kotor, pecah dan hilang.

“Ini sudah lama rusak. Pantauan saya sih kurang lebih dari 15 tiang lampunya tidak menyala,” ujar Muhammad Rifal (36), warga Palabuhanratu kepada sukabumiheadline.com, Rabu (10/1/2022) malam.

Menurut Rifal, dengan kondisi tersebut tentunya sangat membahayakan pengguna jalan yang berjalan di trotoar Jalan Siliwangi saat malam hari.

Ya tentu ini membahayakan, saya sebagai warga sering melintas mencari makan kalau malam hari. Apalagi banyak bagian trotoar juga sudah rusak,” jelasnya.

Ya mudah mudahan segera ada perbaikan ataupun pergantian terhadap lampu-lampu ini,” terangnya.

Baca Juga :  Berwisata ke Sabana Puncak Pilar Sukabumi yang cetar

Sementara itu, Wildansyah (38), warga lainnya mengungkapkan, banyaknya lampu jalan rusak dan tidak menyala, menurutnya akibat tidak ada perawatan yang dilakukan pemerintah daerah.

Gak dirawat ini mah, bisa dilihat mulai dari depan Pendopo sampai Jembatan Cipalabuan, banyak yang tidak menyala,” ungkapnya.

“Meskipun kanan kiri Jalan Siliwangi banyak penerangan dari toko yang berjejer, buat apa ini dipasang, buang buang anggaran saja,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Senin, 16 Februari 2026 - 01:41 WIB

Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:12 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131