Diancam gempa Megathrust dan Sesar Cimandiri, potensi SAR Sukabumi Raya berlatih CSSR

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diancam gempa Megathrust dan Sesar Cimandiri, potensi SAR Sukabumi Raya berlatih CSSR - Istimewa

Diancam gempa Megathrust dan Sesar Cimandiri, potensi SAR Sukabumi Raya berlatih CSSR - Istimewa

sukabumiheadline.com – Puluhan sukarelawan di Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengikuti latihan gabungan Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR/SAR Struktur Bangunan Runtuh).

Pelatihan gabungan ini digelar di Sekretariat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Sukabumi, Jalan Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole, selama dua hari, Sabtu (26/10/2024) hingga Ahad (27/10/2024).

Ketua Sehati Gerak Bersama, Andri Kurniawan mengungkapkan, wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi termasuk daerah rawan bencana, di antaranya gempa. Terlebih lagi di Sukabumi terdapat beberapa sesar (patahan) aktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di daratnya ada Sesar Cimandiri, Cipamingkis, di laut megathrust,” ungkap Andri kepada sukabumiheadline.com selesai pelatihan gabungan di Sukabumi, Ahad (27/10/2024).

“Gempa darat juga berpotensi kuat yang berdampak kerusakan, megathrust malah bisa menimbulkan tsunami,” sambung penggiat sosial kemanusiaan yang kerap bertugas ke sejumlah lokasi bencana di Indonesia.

Makanya, lanjut Andri, sejak awal harus mempunyai rencana kontijensi dalam menghadapi bencana gempa. Selain langkah mitigasi bencana, juga harus mempersiapkan sumber daya manusia yang ditunjang dengan keahlian.

Apalagi Kabupaten Sukabumi memiliki daerah yang luas, mulai dari pesisir pantai hingga pegunungan. Sedangkan Kota Sukabumi sebagai pusat keramaian kota.

Di dua daerah ini terdapat berbagai bangunan, selain rumah, perumahan, gedung perkantoran hingga pasar swalayan dan hotel bertingkat.

“Alhamdulillah selama dua hari ini kami bisa praktik langsung untuk penanganan pencarian dan pertolongan korban di bangunan yang ambruk akibat bencana,”

“Sebelumnya kami diberikan teori secara zoom beberapa kali pertemuan, dan latihan gabungan ini akan terus berlanjut pada November mendatang,” ujar Andri.

Dia mengatakan latihan gabungan CSSR ini akan terus berlanjut secara bertahap. Setelah latihan gabungan untuk kelompok pertama ini selesai akan dilanjutkan dengan kelompok berikutnya.

Latihan gabungan CSSR ini terbuka untuk para sukarelawan yang tentunya memiliki niat baik dan siap belajar dengan komitmen tidak absen selama mengikuti pelatihan.

“Harapan kami semua, di Sukabumi ini dapat terbentuk tim spesialisasi dalam CSSR dengan didukung peralatan dan perlengkapan yang standar,” harap Andri.

Latihan CSSR sangat penting

Instruktur SAR, Suryo Adianto menuturkan,
latihan gabungan CSSR ini sangat penting untuk menghadapi bila terjadi bencana gempa yang merusakan bangunan gedung.

Pengetahuan dan teknik dasar dalam penanganan korban di bangunan runtuh sangat dibutuhkan.

Materi yang diberikan dalam latihan gabungan CSSR ini di antaranya melihat dan mengetahui struktur bangunan gedung, bahaya-bahaya dalam struktur bangunan, penanganan medis kegawatdaruratan dalam reruntuhan bangunan hingga evakuasi.

“Teman-teman bisa menilai bagaimana cara dan membuat akses untuk dapat menjangkau korban di dalam reruntuhan gedung bangunan,” ujar dia.

Suryo menambahkan, Kota dan Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan bencana, termasuk gempa yang dipicu dari sesar Cimandiri dan megathrust yang dapat menimbulkan tsunami.

Mengenai potensi gempa dipicu sesar dan megathrust juga telah disampaikan informasinya oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kabupaten Sukabumi juga memiliki daerah yang luas dan Kota Sukabumi merupakan daerah perkotaan dengan berbagai bangunan hingga bertingkat.

“Makanya teman-teman potensi SAR harus mempersiapkan diri sejak sekarang bila hal yang tidak diinginkan ini terjadi,” kata Suryo.

“Minimal dari mitigasi dan kesiapan sudah memiliki pengetahuan dalam penanganan kedaruratan,” sambung dia.

Berita Terkait

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Berita Terbaru

Tecno Camon 50 Pro 5G - Tecno

Gadget

Harga Tecno Camon 50 Pro 5G, dibekali kamera 3x optical zoom

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:57 WIB

R. Dewi Sartika - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Catatan singkat tentang SKI Sukabumi didirikan R. Dewi Sartika

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:22 WIB