FIFA Ingin Piala Dunia 2 Tahunan, Iming-iming Rp228 Miliar per Negara Anggota

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gianni Infantino. l Istimewa

Gianni Infantino. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I ZURICH – Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kukuh dengan keinginan menggelar Piala Dunia setiap dua tahun. FIFA menilai hal itu akan menghasilkan keuntungan berlipat ganda.

Narasi tersebut dihembuskan FIFA sebagai andalan untuk mengganti  konsep awal turnamen yang biasa bergulir setiap empat tahun. Uang yang didapat akan dibagikan kepada asosiasi anggota untuk pengembangan. Narasi lain adalah semakin membuka peluang negara-negara asosiasi untuk mencicipi putaran final Piala Dunia.

Presiden FIFA Gianni Infantino sesumbar rencana tersebut tidak akan mendapat pertentangan dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Amerika Latin (CONMEBOL) yang menjadi langganan mengirim negara-negara elite ke hajatan sepak bola sejagat itu.

Infantino juga mengumbar janji kepada 211 anggota FIFA untuk menyerahkan uang bantuan sebesar 16 juta dolar AS atau setara Rp228 miliar setiap empat tahun sekali, yang diambil dari ‘Dana Solidaritas’.

Setiap anggota masih akan mendapatkan dana dari prgram FIFA Forward yang saat ini jumlahnya 6 juta dolar AS (Rp 85miliar) menjadi 9 juta dolar AS atau Rp128 miliar.

Infantino dikabarkan sudah menyampaikan rencananya pada sebuah konferensi virtual dengan asosiasi sepak bola sedunia. Akan tetapi, ia belum mengonfirmasi bahwa wacana Piala Dunia konsep baru ini akan menjadi salah satu topik pada kongres FIFA, Maret 2022 mendatang.

FIFA sudah merilis dasar rencana ini dengan dua studi ilmiah yang dicap sebagai dasar kuat untuk memperbarui konsep Piala Dunia putra dan putri.

Baca Juga :  5 Fakta Piat Supriatna, dari Lengkong Sukabumi ke Piala Dunia Amputasi 2022

Diberitakan laman NDTV Sports, studi Nielsen yang dimuat pada Selasa (21/12/2021), menyebut jika dalam empat tahun, Piala Dunia yang digelar setiap dua tahun rata-rata menghasilkan pendapatan sebesar 4,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp62,8 triliun. Uang itu berasal dari pembelian tiket, hak siar, dan sponsor.

“Kami baru saja menyelesaikan studi yang memiliki tebal lebih dari 700 halaman. Ini mungkin akan mengubah pandangan publik,” kata Infantino dalam sebuah konferensi pers, didampingi Arsene Wenger, Kepala Pengembangan Sepak Bola FIFA yang mencanangkan rencana ini.

Berita Terkait

Klasemen sementara Super League: Main imbang, Persib gagal kembali ke puncak
Jadwal live Persik vs Persib hari ini, Maung wajib menang!
Profil Anastasia Guerra, penawar kepergian Federico Barba dari Persib? 
Statistik dan profil Igor Sergeev, ini alasan striker kelas piala dunia 2026 gagal gabung Persib
Profil, pacar, SMA dan gaji Aulia Suci Nurfadila, pevoli asal Sukabumi pulang kampung
Ini skuad Bandung bjb Tandamata 2026, diperkuat pevoli asal Sukabumi target Juara Proliga
Persib vs Ratchaburi: Catat jadwal Maung ngamuk di babak 16 besar ACL 2
Babak 16 besar ACL 2: Persib vs Ratchaburi

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 21:22 WIB

Klasemen sementara Super League: Main imbang, Persib gagal kembali ke puncak

Senin, 5 Januari 2026 - 08:59 WIB

Jadwal live Persik vs Persib hari ini, Maung wajib menang!

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:00 WIB

Profil Anastasia Guerra, penawar kepergian Federico Barba dari Persib? 

Sabtu, 3 Januari 2026 - 02:35 WIB

Statistik dan profil Igor Sergeev, ini alasan striker kelas piala dunia 2026 gagal gabung Persib

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:16 WIB

Profil, pacar, SMA dan gaji Aulia Suci Nurfadila, pevoli asal Sukabumi pulang kampung

Berita Terbaru