Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Siapa bilang kurma hanya akan tumbuh di gurun pasir. Faktanya, meskipun dikenal sebagai tanaman khas padang pasir, kurma juga bisa tumbuh di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kurma secara tradisional memang tumbuh subur di wilayah kering dan panas seperti Timur Tengah (Arab Saudi, Irak) dan Afrika Utara (Mesir, Aljazair).

Kebun Kurma Ciletuh Sukabumi - Alwi Farm
Kebun Kurma Ciletuh Sukabumi – Alwi Farm

Secara umum, kurma memang tumbuh di gurun pasir dan wilayah dengan tanah lempung berpasir, cuaca panas, dan curah hujan rendah, seperti kawasan Teluk Persia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saat ini kurma dapat dibudidayakan di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia seperti di Pasuruan, Riau, Bogor, dan Aceh hingga Sukabumi menggunakan varietas khusus seperti KL-1 dan Barhee.

Seorang pegawai sedang merawat kurma yang mulai berbuah - Alwi Farm
Seorang pegawai sedang merawat kurma yang mulai berbuah – Alwi Farm

Di Sukabumi, kini ratusan pohon kurma berbuah lebat tampak di lahan seluas tujuh hektare di Kampung Cidahon Girang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas.

Keberadaan Kebun Kurma Ciletuh diharapkan menjadi ikon agrowisata sekaligus wisata edukasi. Sehingga, wisatawan ke kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu tidak hanya menikmati keindahan pantai, curug dan geopark, tetapi juga bidang pertanian.

Buah kurma yang hampir matang - Ist
Buah kurma yang hampir matang – Ist

Keberhasilan menanam kurma di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, antara lain karena kurma membutuhkan paparan sinar matahari penuh, air yang cukup (terutama saat berbuah), dan tanah yang mudah mengalirkan air dengan pH alkalis.

Karenanya, keberhasilan budidaya kurma di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bukan hanya sekadar eksperimen pertanian, melainkan sebuah inovasi yang membuka peluang besar di sektor pangan sekaligus pariwisata.

Pengunjung memamerkan buah kurma Sukabumi hasil memetik - Ist
Pengunjung memamerkan buah kurma Sukabumi hasil memetik – Ist

Di Indonesia, kurma dapat tumbuh di NTT, NTB, dan beberapa wilayah Sumatera (Riau, Aceh, Sumut) dengan menggunakan bibit kultur jaringan atau kurma tropika yang adaptif terhadap kelembaban tinggi.

Pohon kurma membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 8 tahun untuk mulai berbuah dan dapat tumbuh hingga usia matang untuk dipetik.

Buah kurma yang sudah matang - Ist
Buah kurma yang sudah matang – Ist

Kebun kurma Sukabumi ini juga menjadi magnet baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Terbukti, sejak kurma Sukabumi ini mulai berbuah banyak pengunjung datang untuk melihat dari dekat, bahkan memetik dan membeli kurma yang sudah matang.

Buah kurma matang dalam kemasan - Ist
Buah kurma matang dalam kemasan – Ist

Selain menikmati panorama alam Geopark Ciletuh yang sudah mendunia, pengunjung kini bisa merasakan pengalaman unik memetik dan mencicipi kurma langsung dari pohonnya.

Kebun Kurma Ciletuh Sukabumi diharapkan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Berita Terkait

Klaim terlengkap, Sukabumi tak masuk Top 10 Daerah dengan Wisata Alam Terbanyak di Jawa Barat
Intip 5 pesona pantai terindah di Sukabumi
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB
Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Biker luar daerah ungkap spot misterius menuju tempat wisata di Sukabumi
Yuk saksikan Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition di Sukabumi full sebulan, cek jadwal

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:39 WIB

Klaim terlengkap, Sukabumi tak masuk Top 10 Daerah dengan Wisata Alam Terbanyak di Jawa Barat

Jumat, 4 September 2026 - 16:19 WIB

Intip 5 pesona pantai terindah di Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi sepotong buah semangka - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Jangan dibuang! Ini deretan khasiat kulit semangka

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:33 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:03 WIB