22.1 C
Sukabumi
Senin, Mei 20, 2024

Thrust Defender 125, Motor Matic Maxi Bikin Yamaha XMAX Ketar-ketir, Cek Harganya

sukabumiheadline.com l Thrust Defender 125, diprediksi bakal...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas...

Gagal Sumbang Emas PON XX untuk Jabar, Tangis Pesepakbola Putri Asal Sukabumi Pecah

OlahragaGagal Sumbang Emas PON XX untuk Jabar, Tangis Pesepakbola Putri Asal Sukabumi Pecah

sukabumiheadline.com l Babak final cabang olah raga (cabor) sepak bola putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, selesai digelar di Stadion Katalpal Kota Merauke, Papua, Senin (11/10/2021) pukul 14.30 WIT (12.30 WIB).

Tampil di partai puncak mempertemukan Tim Sepak Bola Putri Jawa Barat melawan Tuan rumah, Provinsi Papua.

Pertandingan berlangsung sengit dan berkesudahan dengan skor akhir 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Partai final Sepak Bola Putri PON XX Papua disiarkan live streaming di kanal resmi YouTube PON XX Papua. Jalannya pertandingan pada babak pertama tim Jawa Barat sempat menguasai jalannya pertandingan. Melalui umpan dari kaki ke kaki, peluang demi peluang tidak dapat dikonversikan menjadi gol, terhitung di babak pertama ada empat peluang emas yang gagal membuahkan gol.

Tim Papua yang mengandalkan serangan balik lewat kecepatan beberapa pemainnya juga selalu kandas membuat gol. Pertandingan babak pertama pun berakhir sama kuat, 0-0.

Pada babak kedua, jalannya pertandingan semakin seru. Beberapa kali terjadi jual beli serangan. Tak pelak jalannya pertandingan diwarnai beberapa insiden pelanggaran keras hingga sang pengadil lapangan mengeluarkan 3 kartu kuning, 2 kartu kuning untuk Jawa Barat dan satu untuk pemain tuan rumah.

Menit 52 terjadi pergantian pemain di mana Hanipa Halimatusadiyah Suandi dimasukkan. Gadis asal Cibadak Sukabumi itu sempat memberikan assist dan merepotkan pertahanan lawan. Namun, lagi-lagi kokohnya pertahanan papua serta pengawalan lawan, membuat pemain Jawa Barat tidak leluasa menguasai si kulit bundar.

Hanipa yang berposisi striker beberapa kali dilanggar dengan keras dan harus ditandu ke pinggir lapangan untuk mendapat perawatan.

Pemain asal Kabupaten Sukabumi lainnya, Ria Ristiani, dimasukan pada babak kedua, menit 60. Berposisi sebagai wing kanan, Ria bertugas menjaga pertahanan serta mengimbangi kecepatan-kecepatan pemain papua.

Hingga petaka terjadi pada menit 72, sontekan keras pemain papua berhasil melesakan bola ke dalam jala gawang tim Jawa Barat, memanfaatkan bola liar, akibat kesalahan penjaga gawang mengumpan bola. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Papua.

Hingga pertandingan berakhir, skor tetap untuk keunggulan tim Papua.

Usai pertandingan, terlihat tangis Hanipa pecah di tengah lapangan. Sementara, rekan sesama pemain asal Kabupaten Sukabumi, Ria Ristiani, terlihat menghampiri Hanipa dan menghiburnya.

“Sebenarnya jalannya pertandingan kedua tim sama sama kuat. Sampai peluit akhir babak pertama tidak ada goal yang diciptakan,” ungkap Ria, usai pertandingan.

Ia menambahkan, timnya banyak memiliki peluang, namun gagal dimanfaatkan.

Alhamdulillah. Tetap bersyukur, kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan ini hasilnya. Rejeki kami Medali Perak PON Papua, semuanya sudah ada yang mengatur,” ujarnya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer