sukabumiheadline.com – Pernyataan Bupati Sukabumi, Asep Japar yang menyoroti dua isu krusial dan harus segera dibenahi, yakni kemacetan dan pengelolaan sampah, sepertinya tidak benar-benar berjalan.
Pernyataan Asep Japar tersebut disampaikan dalam Rapat Dinas Mei 2025 yang membahas Isu Strategis Dan Percepatan Implementasi Visi Misi Kabupaten Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (20/5/2025) lalu, dipandu Sekretaris Daerah Ade Suryaman. Baca selengkapnya: Bupati Sukabumi minta percepat penanganan kemacetan dan sampah
“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Koordinasi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum (APH) harus ditingkatkan oleh seluruh kepala perangkat daerah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekinian, justru gegara tumpukan sampah, seorang pengunjung bernama Nadine Merry gagal nikmati keindahan pantai di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca Juga: Danone, Wings dan Indofood: Penyumbang sampah plastik terbanyak di RI

Diketahui wanita tersebut mengunjungi Pantai Loji, Kecamatan Palabuhanratu. Namun, alih-alih menikmati keindahan pantai selatan Sukabumi itu, Nadine malah disuguhi hamparan sampah yang menutupi seluruh pantai.
Tampak dalam video yang diunggah di akun TikTok @nadinemerry92, sampah yang menumpuk terdiri dari serpihan ranting hingga potongan kayu berbagai ukuran. Belum lagi sampah kain pakaian bekas, hingga sampah plastik. Bercampur menjadi satu.
“Ya Allah ini Pantai Loji, Palabuhanratu seperti ini sampahnya. Ini tolong banget. Nih minta tolong ya ke siapa nih. Ke warganya atau ke pemerintahannya nih,” kata Nadine dalam narasi videonya, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (5/1/2026).
Berita Terkait: 4 masalah lingkungan di Sukabumi yang tidak pernah selesai

“Ini alam seindah ini… Tuh sampai rok saya nyangkut. Astaghfirullahaladzim!” seru dia sambil memvideo rok hitamnya yang nyangkut di sampah ranting kayu.
“Astaghfirullahaladzim! Kita mau menikmati pantai harus melewati tumpukan sampah seperti ini?” Sesal dia.
“Allahu Akbar, aku berduka untuk pantai-pantai di Palabuhanratu. Heuh!” pungkasnya seraya berjalan menjauhi pantai.
Dari caption dalam unggahan Nadine, diketahui pantai yang dulunya indah tersebut, pernah dikunjunginya ketika ia masih kecil. Namun, saat ia kembali ketika dewasa, ia bersedih mendapati pantai dalam kondisi kotor dengan tumpukan sampah.
Diberitakan sebelumnya, kondisi serupa pernah terjadi di Pantai Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dipenuhi sampah. Baca selengkapnya: Sehari Setelah Dibersihkan, Pantai Cibutun Sukabumi Kembali Dipenuhi Sampah









