Ibu Anak Tewas, Lakalantas Maut di Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 5 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban lakalantas maut di Cicurug ditutup kardus. l Istimewa

Korban lakalantas maut di Cicurug ditutup kardus. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CICURUG – Dua wanita, diduga seorang ibu dan anaknya yang mengendarai sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, akibat terlibat kecelakaan pada Rabu (5/4/2023).

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, saat itu korban hendak menyalip tronton. Namun, diduga hilang keseimbangan sehingga kemudian tergilas tronton model boks.

Informasi diperoleh, kecelakaan terjadi tepatnya di Jalan Siliwangi, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya depan BCA Cicurug.

Salah seorang warga, Mulyana (56) mengatakan lakalantas maut tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB.

Di barang-barang yang berhamburan di jalanan, Mulyana menduga kedua wanita tersebut baru pulang dari belanja. Diduga kedua korban merupakan ibu dan anak perempuannya.

“Kayaknya baru pulang belanja, barang-barang belanjaan berserakan di jalanan. Kayaknya korban satu lagi anaknya, tapi belum jelas,” kata Mulyana kepada sukabumiheadline.com.

“Korban langsung ditutup lembaran kardus oleh warga,” tambah dia.

Baca Juga :  Wanti-wanti Sekda Kabupaten Sukabumi ke korban bencana: Huntap jangan diperjualbelikan

Dari data di KTP, korban bernama Eva Nur Apipah, seorang ibu rumah tangga berusia 30 tahun dan tercatat sebagai warga Kampung Cisaat RT 001/001, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Sementara, korban anak hingga kini belum diperoleh informasi lengkapnya.

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologis kejadian lakalantas maut tersebut.

Berita Terkait

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Senin, 16 Februari 2026 - 01:41 WIB

Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131