sukabumiheadline.com – Menjelang akhir pekan biasanya badan mulai terasa lebih cepat lemas. Padahal, kondisi tersebut dapat mengganggu produktivitas Anda di tempat kerja.
Jika dibiarkan, jika mulai mudah lelah dan lesu adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam kesehatan fisik atau mental Anda. Salah-salah Anda bisa dimarahi bos di tempat kerja.
Penyebab tubuh lemas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara umum, kondisi tubuh yang lemas disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu yang bersifat sementara. Namun, dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menjadi kronis atau berkelanjutan.
Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab tubuh terasa cepat lemas:
- Anemia: Kondisi ini berarti tidak memiliki cukup zat besi dalam darah Anda. Sel darah merah ini memiliki peran penting dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika jumlahnya kurang atau tidak berfungsi optimal, tubuh Anda bisa sesak napas, pusing, dan badan lemas.
- Gangguan tidur: Seperti insomnia, dapat menyebabkan badan lemas, kelelahan, dan mengantuk, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah lain di esok harinya. Dalam jangka panjang, insomnia dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, mulai dari obesitas, depresi, kelemahan otot, hingga penyakit kardiovaskular.
- Kurang pasokan oksigen ke otak: Kondisi ini biasa disebut hipoksia serebral. Kondisi ini mengakibatkan kebingungan, sulit bicara, kejang, hingga badan lemas. Sistem saraf tidak dapat mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh tanpa oksigen. Ini akan mengganggu Anda saat bernapas, bergerak, berbicara, dan melihat.
- Tekanan darah rendah: Hipotensi atau tekanan darah rendah berarti organ vital di tubuh tidak menerima aliran darah sebanyak yang dibutuhkan. Akibatnya juga bisa cukup fatal. Anda bisa mengalami badan lemas, kelelahan, atau kurang energi. Selain itu, sakit kepala ringan, pusing, perasaan seperti akan pingsan, hingga mual juga bisa dirasakan.
- Terlalu banyak berolahraga: Ini berarti tubuh Anda berulang kali tidak pulih sepenuhnya usai berolahraga. Terlalu banyak olahraga atau tidak cukup bahan bakar sebelum latihan membuat badan lemas. Energi akan dipasok dari karbohidrat, protein, dan lemak sebagai energi.
Baca Juga:
Lantas, bagaimana cara mengatasi badan lemas? Ikuti tips berikut:
1. Bagaimana mengatasi badan lemas?
Kasus tubuh lemas bisa disebabkan oleh stres, kurang tidur, pola makan yang buruk, hingga faktor gaya hidup lainnya.
Atasi badan lemas dengan cara lebih banyak bergerak dan melakukan aktivitas fisik. Olahraga teratur akan meningkatkan energi. Anda bisa melakukan yang paling mudah, seperti berjalan kaki selama 15 menit untuk mendapat tambahan energi. Selain itu, cobalah bersepeda atau jalan cepat. Intensitas olahraga yang sedikit ini dapat Anda tingkatkan secara bertahap selama beberapa minggu atau beberapa bulan.
2. Konsumsi makanan bergizi
Cobalah untuk makan makanan bergizi seimbang sebagai cara untuk menjaga energi tubuh. Konsumsi makanan secara teratur dan camilan sehat pilihan. Makanan yang mengandung vitamin B12, zat besi, dan folat. Ditambah dengan susu UHT.
3. Kurangi stres
Stres adalah salah satu penyebab badan jadi lemas karena menghabiskan banyak energi. Untuk itu, cobalah menghindari stres dengan berolahraga, yoga, atau tai chi. Aktivitas santai lainnya seperti mendengarkan musik, membaca, atau menghabiskan waktu bersama teman-teman. Apa pun hal yang membuat Anda rileks akan meningkatkan energi tubuh Anda.
Baca Juga: 5 Tips Membuat Sate Empuk dan Matang Sempurna
4. Minum air putih sesuai anjuran
Minumlah air putih lebih banyak untuk ketersediaan energi yang lebih baik dan menghindari badan lemas. Dehidrasi ringan terkadang bisa menjadi penyebab badan terasa lemas. Segelas air pun cukup untuk mengatasinya, terutama setelah berolahraga.
5. Jangan terlalu gemuk
Kelebihan berat badan dapat memberi tekanan lebih kuat pada jantung. Oleh karena itu, menurunkan berat badan adalah jalan terbaik sehingga Anda akan merasa jauh lebih energik. Berolahraga adalah cara terbaik mempertahankan berat badan, selain dari pola makan sehat.
Selain itu, kafein baiknya dikurangi karena bisa menjadi stimulan yang membuat Anda merasa lebih terjaga sekaligus mengganggu ritme tidur Anda.
Beberapa minuman yang mengandung kafein antara lain kopi, teh, minuman bersoda, dan berenergi. Obat penghilang rasa sakit pun mengandung kafein. Jika Anda sulit tidur, hindari mengonsumsi kafein. Pasalnya, efek kafein pada tubuh bisa bertahan hingga 7 jam.
6. Istirahat yang cukup
Untuk mengatasi badan lemas, cukupi waktu tidur Anda. Tidurlah dan usahakan bangun pagi pada waktu yang sama setiap hari. Hindari tidur siang di siang hari dan luangkan waktu untuk bersantai sebelum tidur.
Tingkatkan energi dalam tubuh Anda demi menghindari kondisi badan lemas yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsumsi asupan bernutrisi sembari terapkan pola hidup sehat.