21.8 C
Sukabumi
Selasa, Juni 18, 2024

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Desain Ala Skuter Retro, Intip Spesifikasi dan Harga Suzuki Saluto 125

sukabumiheadline.com l Di belahan dunia lain, Suzuki...

Suzuki SUI 125 Meluncur, Spesifikasi Vespa Banget Harga Terjangkau

sukabumiheadline.com l Skutik modern Suzuki Vespa SUI...

Kakek Berusia 121 Tahun Ini Mengaku 7 Kali Menikah

Gaya hidupKakek Berusia 121 Tahun Ini Mengaku 7 Kali Menikah

SUKABUMIHEADLINES.com I Viral di media sosial Facebook, anggota DPR RI Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang kakek yang akrab dipanggil Aki.

Aki mengaku tokoh pejuang RI yang dulu ikut membantu dalam menghadapi penjajah sebelum masa kemerdekaan. Aki dulu tergabung dalam organisasi pemuda revolusioner anti-kolonialisme dan fasisme, yang lebih dikenal dengan naman Laskar Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia).

Walaupun kini Aki harus berjalan menggunakan tongkat, kakek tersebut tetap terlihat masih sehat dan bugar. Menariknya, sang veteran juga menyempatkan diri berkisah tentang pengalaman masa mudanya dahulu kepada Dedi Mulyadi.

Dengan percaya diri, ia mengaku memiliki paras tampan dan gagah saat masih muda hingga berhasil meluluhkan hati tujuh gadis. Bahkan, di usianya yang menginjak 121 tahun, Aki mengaku telah menikah sebanyak tujuh kali. Tak hanya itu, Aki bahkan masih hafal betul nama ketujuh istrinya.

“Waktu masih muda, Aki kawin berapa kali?” tanya Dedi.

“Tujuh kali,” jawab kakek tersebut.

Mendengar jawaban sang kakek, Dedi sontak sangat antusias mendengar kisah dari istri-istri kakek tersebut.

Berdasarkan cerita si kakek, diketahui bahwa dua istri pertanya memiliki paras yang sangat cantik. Namun, ia tidak mendapatkan keturunan dari kedua istri tersebut.

“Istri pertama namanya siapa?” tanya Dedi lagi.

“Ina, orang Tasik. Masih gadis, cantik. Cerai karena enggak punya anak. Ganti lagi, yang kedua Cici orang Garut. Masih gadis, aduh cantiknya bukan main. Enggak punya anak juga, cerai ganti lagi,” kisah sang kakek.

Di balik keceriaannya, ternyata ada kisah pilu yang ikut mewarnai kehidupan si kakek. Betapa tidak, dua buah hati yang selama ini ditunggu-tunggunya justru meninggal dunia.

Bahkan, istri ketiganya juga tak terselamatkan usai melahirkan anak kedua. “Ketiga Ana, orang Purwakarta. Gadis lagi. Cantiknya bukan main. Punya anak dua, cuma sudah meninggal. Anak yang gede meninggal kira-kira 4 tahunan. Terus melahirkan, meninggal dengan anak kedua,” ujarnya.

Aki kemudian melanjutkan pernikahannya untuk yang keempat kali, tapi juga tidak dikaruniai anak. Ia pun mengaku memutuskan bercerai setiap kali pernikahannya tidak memiliki anak.

Lucunya, Aki tak pernah sembarangan dalam memilih istri. Ia memiliki kriteria khusus, yaitu harus masih perawan, masih gadis, dan tentu saja harus berparas cantik. “Yang keempat Oom, aduh cantik. Orang gang Beringin. Enggak punya anak lagi. Kelima, Rokhaya orang Kuningan, cantik, perawan. Enggak punya anak. Keenam, namanya Boni, cantik banget. Semuanya perawan, enggak punya anak,” lanjutnya.

Pada akhirnya, pelabuhan terakhir sang kakek jatuh pada istri ketujuhnya. Dalam penantian yang panjang, ia pun berhasil memiliki keturunan dari istrinya yang terakhir.

Bahkan, dari pernikahannya dengan istri yang ketujuh langsung dikaruniai sepuluh anak.

“Terakhir, ketujuh, yang di sini namanya Eneng, perawan juga, cantik. Punya anak 10,” tutur Aki.

“Ade Solihin, Edi Sofyan, Aceng, Sumarna, Sumarsi, Eci, Iin, Ajis, Aceng, Sefia,” jelas Aki menyebutkan nama-nama anaknya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer