Kasus PHK hampir 100 ribu, daerah mana terbanyak?

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pegawai korban PHK - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pegawai korban PHK - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jumlah pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2025 hampir menembus angka 100 ribu orang, atau tepatnya dengan 88.519 korban. Jumlah tersebut diungkap dalam data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.

Jumlah korban PHK tersebut melonjak jika dibandingkan dengan 2024, yakni sebanyak 77.965 orang. Atau bertambah sekira 10 ribu lebih korban PHK pada 2025.

Merujuk data menurut bulan di Satu Data Kemenaker, jumlah PHK terbanyak pada Februari 2025, yakni sebanyak 18.516 orang, dan Januari tahun yang sama sebanyak 10.025 orang.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI Jamsos) Kemenaker Indah Anggoro Putri, salah satu penyebab tingginya angka PHK adalah tensi geopolitik yang berdampak pada kinerja ekspor dan impor serta industri di dalam negeri.

“Pertama ada tekanan juga dari ekspor-impor, ya, itu pasti. Kondisi dunia di awal 2025 terutama sampai semester I masih ada dinamika cukup tinggi (di) geopolitik, pasti itu pengaruh ke ekspor,” kata Indah dilansir Antara, Jumat (23/1/2026).

Untuk itu, Kemnaker diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah program untuk menekan angka PHK sekaligus menurunkan pengangguran, khususnya di kelompok usia produktif.

Baca Juga :  Disnakertrans: Perusahaan di Kabupaten Sukabumi Tak Laporkan PHK

“Mengatasi PHK itu kan bukan cuma (tugas) Kementerian Ketenagakerjaan, banyak faktor yang menjadi pengaruh atau menjadi faktor penyebab PHK. Jadi pasti ada koordinasi dan kolaborasi bersama,” ujar Indah.

Adapun, menurut laporan Satu Data Kemenaker, kasus PHK terbanyak terjadi di Jawa Barat sebanyak 18.815 orang. Diikuti Jawa Tengah di posisi kedua dengan 14.700 orang, lalu Banten posisi ketiga dengan jumlah PHK terbanyak ketiga dengan total 10.376 orang.

Berita Terkait

Viral! Bupati Nias Utara sujud di depan pejabat pusat: Kami capek miskin, pak
Baznas lapor kirim bantuan ke Palestina bikin Prabowo terharu
Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja
Prabowo yang tawarkan diri jadi juru runding, Dubes Iran malah pilih ketemu JK
KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi
Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan
Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus
BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:56 WIB

Baznas lapor kirim bantuan ke Palestina bikin Prabowo terharu

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:54 WIB

Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:55 WIB

Prabowo yang tawarkan diri jadi juru runding, Dubes Iran malah pilih ketemu JK

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:39 WIB

KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi

Senin, 2 Maret 2026 - 03:39 WIB

Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan

Berita Terbaru

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemerintah bakal pangkas anggaran Makan Bergizi Gratis

Minggu, 8 Mar 2026 - 03:17 WIB

Gadget

5+2 HP Rp1 juta hingga Rp2 juta buat Lebaran 2026

Sabtu, 7 Mar 2026 - 22:52 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131