SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terutama yang tinggal di wilayah Cicurug dan sekitarnya, tentunya sudah banyak yang mengetahui keberadaan air terjun yang satu ini, yakni Curug Citaman.
Dikelilingi belantara pepohonan nan rimbun, menjadikannya pilihan banyak wisatawan sebagai tempat untuk merileksasi ritme kehidupan, atau sekadar menjauh sesaat dari hiruk pikuk keramaian kota.
Meskipun secara administratif masuk ke wilayah Kecamatan Cicurug, namun lokasinya juga dapat diakses dari Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, banyak wisatawan memilih akses melalui pintu masuk pendakian Gunung Salak via Cimalati atau melalui Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug.
Banjir Bandang yang Meluluhlantakkan Keindahan Curug Citaman
Sebelum peristiwa banjir sekira dua tahun lalu, tepatnya September 2020, di bagian bawah air terjun yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), ini terdapat kubangan relatif besar. Sehingga air terjun yang tercurah seperti ditampung di sebuah kolam, sebelum kemudian mengalir menuju sungai dan lautan.

Airnya bening, berwarna hijau kebiruan. Tak heran jika setiap pengunjung memilih berendam, berenang dan menyelam, layaknya tengah berada di kolam renang.
Namun, hampir dua tahun berlalu, bencana banjir bandang meluluhlantakkan keindahan, keasrian dan keaslian curug ini. Kolam penampungan jebol dihantam bebatuan berukuran besar, sehingga tak ada lagi kubangan air bening yang bisa dijadikan tempat berendam dan menyelam.
Curug Citaman Dua Tahun Kemudian

Kini, setelah hampir dua tahun pasca bencana banjir bandang, Curug Citaman kembali memiliki kubangan air. Meskipun tak sebesar dan seindah dulu, tapi berkat bantuan tangan tangan yang peduli, kubangan itu mulai terlihat menyerupai bentuk semula.
Sebelumnya, kubangan air di bawah curug memiliki kedalaman 4-5 meter, tapi saat ini hanya sekira 1-1,5 meter saja.
“Sebelum banjir memang ada kolam besar berair jernih. Sekarang juga ada tapi tidak sebesar dulu,” kata salah seorang pengunjung, Joko Santoso dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (2/7/2022).

“Tapi di sini tidak hanya menikmati keindahan air terjun, kita juga bisa melakukan treking sebatas Pos 3 atau bisa menuju ke Puncak 1 Gunung Salak,” imbuhnya.
Tak hanya itu, tambah Joko, di sekitar lokasi curug pengunjung juga bisa kemping. “Ada fasilitas mushala dan toilet. Sangat memadai,” kata dia.
“Oya, untuk menuju ke Curug Citaman, jalanannya sedikit tricky jadi pastikan selalu melihat maps,” saran Joko.