Setelah Perancis, kini Kanada akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney - Ist

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney - Ist

sukabumiheadline.com – Setelah Perancis, terbaru giliran Kanada yang menyatakan akan mengakui Negara Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu disampaikan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

“Kanada mendukung solusi dua negara yang menjamin perdamaian dan keamanan bagi Israel dan Palestina,” kata Mark dalam unggahan di media sosial X (dulu Twitter) pada Jumat (25/7/2025).

Ia menambahkan bahwa Ottawa “akan bekerja secara intensif di semua forum untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk melalui partisipasi Menteri Luar Negeri pada Konferensi Tingkat Tinggi PBB tentang Solusi Dua Negara di New York pekan depan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Carney juga mengatakan bahwa Kanada mengutuk kegagalan pemerintah Israel dalam mencegah memburuknya bencana kemanusiaan di Jalur Gaza secara cepat.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan niatnya untuk mengakui Negara Palestina pada September 2025. Sebagai respons, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras langkah tersebut. Baca selengkapnya: Perancis akan akui Negara Palestina tahun ini, dibenci Israel-AS, dipuji spanyol dan Arab Saudi

Netanyahu mengatakan bahwa pembentukan negara Palestina akan menjadi ancaman bagi keamanan Israel.

Sementara itu, kelompok militan Hamas menyambut baik niat Macron untuk mengakui Palestina selama Sidang Umum PBB pada September nanti.

Hamas menggambarkan langkah tersebut sebagai langkah positif ke arah yang benar menuju keadilan bagi rakyat Palestina yang tertindas karena kekejaman Israel.

Mereka juga langkah Macron merupakan dukungan untuk hak sah Palestina atas penentuan nasib sendiri serta pembentukan negara Palestina merdeka di seluruh wilayah pendudukan mereka, dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru