Profil dan kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi, ingin Sunda Emperor ditonton se-Indonesia

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutradara film Indonesia, Angling Sagaran - @angling_sagaran

Sutradara film Indonesia, Angling Sagaran - @angling_sagaran

sukabumiheadline.com – Sutradara film Indonesia, Angling Sagaran, tengah disibukkan agenda promo film terbarunya, Sunda Emperor. Meskipun film menggunakan bahasa Sunda, namun Angling meyakinkan film mania di Tanah Air tak akan kebingungan. Baca selengkapnya: Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi

InshaAllah maunya sih ditonton se-Indonesia bukan penduduk Jawa Barat saja. Walaupun ini film berbahasa Sunda, tapi kan ada subtitle (bahasa Indonesia),” kata Angling kepada sukabumiheadline.com, Jumat (30/1/2026).

“Sama saja seperti kita nonton film Hollywood atau Korea. Banyak yang gak ngerti juga bahasanya, tapi karena ada subtitle, kita bisa ngerti cerita, adegan bahkan emosinya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angling juga menjelaskan, sejatinya sebuah film. adalah bahasa universal yang bisa dinikmati semua kalangan, baik masyarakat pecinta film nasional maupun internasional.

“Lagi pula film itu kan bahasa universal yang bisa dinikmati orang mana saja, suku mana saja, negara, dan lain-lain,” yakin dia.

Baca Juga: Mini biografi Wisjnu Mouradhy: Film, penghargaan untuk sutradara dan aktor asal Sukabumi lahir 1921

Kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi

Sutradara jebolan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini juga mengungkap kesannya selama melakukan syuting Sunda Emperor di sejumlah tempat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Syuting di Sukabumi, tentu lokasinya bagus-bagus, alamnya Asri, dan suhu udara yang sejuk. Cocoknya liburan sih kalau di Sukabumi mah,” ungkap Angling.

Baca Juga :  Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi

Namun, sutradara Total Chaos ini juga mengungkap kekurangan saat ini ketika harus syuting atau berlibur ke Sukabumi.

“Mungkin kalau minusnya (jalan) Tol (Bocimi) belum jadi full, jadi masih kena macet-macetan setelah keluar pintu tol Parungkuda,” sesal Angling.

“Kebayang kalau sudah jadi pintu tolnya (Bocimi Seksi 3 ruas Parungkuda-Sukabumi Barat – red), lancar jaya sampai ke Sukabumi. Semoga tol cepat selesai ya,” tambahnya.

Baca Juga: 5 fakta Bobby Bobob: Sutradara film alumni SMAN 1 Cikembar dan eks HRD PT GSI Sukabumi

Profil Angling Sagaran

Rupanya bukan tanpa alasan Angling Sagaran memilih Sukabumi dan wilayah lain di Jawa Barat dalam menggarap film Sunda Emperor. Diketahui, ia merupakan sineas muda kelahiran Purabaya, Sukabumi pada 11 Juni 1983. Baca selengkapnya: Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi

Riwayat Pendidikan 

Angling Sagaran bersama keluarga usai lulus Program Magister ITB - @angling_sagaran
Angling Sagaran bersama keluarga usai lulus Program Magister ITB – @angling_sagaran

Angling Sagaran menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi (1999-2002). Ia kemudian memutuskan kuliah di Jurusan Film dengan mayor Penyutradaraan pada Fakultas Film dan Televisi, IKJ, hingga lulus pada 2009.

Setelah lulus dari IKJ, Angling mulai dikenal sebagai sutradara profesional yang telah menggarap iklan TV, menulis beberapa film layar lebar, producer iklan dan film. Angling juga pernah membintagi sejumlah film layar lebar, FTV dan Sinetron.

Baca Juga :  Bukannya Minta Maaf Arteria Malah Singgung Soal Sunda Empire

Disela kesibukannya di dunia film Tanah Air, Angling juga memberikan perhatian serius terhadap pendidikan. Tidak cukup dengan S1 dari IKJ, ia juga menyelesaikan Program Magister di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Angling berhasil menyandang M.Sn. dari ITB yang ia tempuh dalam kurun 2.5 tahun.

“Menjalani kuliah dari masa pandemi (Covid-19) hingga bertatap muka. Penuh keluh kesah dan berkali kali hampir
memutuskan untuk tidak lanjut, karena jadwal syuting yang cukup padat. Pernah
berkali kali bulak balik Jakarta-Bandung-Jakarta hanya untuk kuliah,” ungkapnya.

Alhamdulillah semua itu bisa terlewati.
Sekarang semuanya berasa manis sekali. Semoga gelar dan ilmunya bisa bermanfaat untuk di masa depan ya,” harap Angling.

Baca Juga: Profil dan filmografi Dedi Setiadi, sutradara terbaik Indonesia asal Sukabumi jadi idola Nikita Willy

Filmografi Angling Sagaran

Selama berkarier sebagai sutradara, Angling Sagaran antara lain pernah menyutradarai:

Berita Terkait

Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi
Sunda Island Pit Viper, si Gary De’Snake dalam Zootopia 2 produksi Walt Disney
Sinopsis Titip Bunda di Surga-Mu, drama keluarga dibintangi artis senior tayang bulan depan
Sinopsis Tropic of Emerald syuting di Sukabumi, film Belanda dibintangi Esmée de la Bretonière
Daftar film Indonesia 2026 bertema anak dan sinopsis, tayang di bioskop temani Idul Fitri
5+3 film tentang wanita 2026 internasional & nasional dan alasan di baliknya
5+5 film Indonesia paling banyak ditonton 2025, genre horor mendominasi
Mengenal 5 bagian istilah dalam dunia film, dari pra hingga pascaproduksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:31 WIB

Profil dan kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi, ingin Sunda Emperor ditonton se-Indonesia

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:31 WIB

Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:51 WIB

Sunda Island Pit Viper, si Gary De’Snake dalam Zootopia 2 produksi Walt Disney

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:30 WIB

Sinopsis Titip Bunda di Surga-Mu, drama keluarga dibintangi artis senior tayang bulan depan

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:35 WIB

Sinopsis Tropic of Emerald syuting di Sukabumi, film Belanda dibintangi Esmée de la Bretonière

Berita Terbaru

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung - Persib

Sosok

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung

Kamis, 29 Jan 2026 - 22:49 WIB