Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perang Iran melawan Amerika Serikat - sukabumiheadline.com

Ilustrasi perang Iran melawan Amerika Serikat - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Republik Islam Iran menyatakan siap perang total melawan Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang pejabat senior Negeri Mullah itu pada Sabtu (24/1/2025). Pernyataan tersebut merespons pengerahan armada militer AS ke kawasan Timur Tengah.

Dilansir The Independent, pejabat senior tersebut menegaskan, Iran menganggap setiap serangan sebagai tantangan perang habis-habisan.

“Pengerahan militer ini, kami harap ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata, tetapi militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah sebabnya mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran,” katanya, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat tersebut juga menegaskan bahwa Iran tidak menilai dari besar kecilnya serangan. Baik kecil maupun besar, dinilai sebagai awal perang total.

“Kali ini kita akan menganggap setiap serangan terbatas, tak terbatas, terarah, kinetik, apa pun sebutannya, sebagai perang habis-habisan melawan kita, dan kita akan merespons dengan cara sekeras mungkin untuk menyelesaikan ini,” tegas dia.

Untuk informasi, rombongan armada AS tiba dalam beberapa hari Diketahui, dalam beberapa hari mendatang, rombongan kapal induk AS dan aset militer lainnya akan tiba di Timur Tengah.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada Kamis (22/1/2026), mengatakan, pihaknya memiliki “armada” yang menuju ke Iran tetapi berharap dia tidak perlu menggunakannya. Ia juga kembali memperingatkan Teheran agar tidak membunuh para demonstran atau memulai kembali program nuklirnya.

Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, Pentagon telah memerintahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perusak pendamping ke wilayah tersebut.

Kapal-kapal tersebut meninggalkan Laut China Selatan dan mulai menuju ke Timur Tengah awal pekan ini, menurut seorang pejabat angkatan laut.

Pejabat itu menambahkan, armada tersebut telah berada di Samudra Hindia.

Kapal-kapal perang tersebut akan bergabung dengan tiga kapal tempur yang berada di pelabuhan Bahrain pada Jumat (23/1/2026), serta dua kapal perusak AS lainnya yang berada di laut di Teluk Persia.

Kedatangan gugus tempur kapal induk akan membawa sekitar 5.700 anggota militer tambahan. AS memiliki beberapa pangkalan di Timur Tengah, termasuk Al Udeid di Qatar, yang menampung ribuan pasukan dan merupakan markas besar terdepan untuk Komando Pusat AS.

Pejabat senior Iran tersebut juga mewanti-wanti AS jika berani melanggar kedaulatan Iran. Ia kembali menegaskan, Iran tidak memiliki banyak pilihan selain melawan.

“Jika AS melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran, kami akan merespons. Sebuah negara yang terus-menerus berada di bawah ancaman militer dari AS tidak punya pilihan lain selain memastikan bahwa semua yang dimilikinya dapat digunakan untuk melawan. Jika memungkinkan, memulihkan keseimbangan terhadap siapa pun yang berani menyerang Iran,” jelas dia.

Berita Terkait

Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI
RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei
Benjamin Netanyahu mau dilengserkan
Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia
Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 07:33 WIB

Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:52 WIB

RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

Benjamin Netanyahu mau dilengserkan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:58 WIB

Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS

Senin, 15 Juni 2026 - 19:50 WIB

Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan

Berita Terbaru