Kronologi tewasnya Muhsin Hendricks, imam masjid yang mengaku gay

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi tewasnya Muhsin Hendricks, imam masjid yang mengaku gay - Istimewa

Kronologi tewasnya Muhsin Hendricks, imam masjid yang mengaku gay - Istimewa

sukabumiheadline.com – Muhsin Hendricks, seorang imam masjid yang blak-blakan mengaku gay tewas ditembak di Kota Gqeberha, Afrika Selatan, Sabtu (15/2/2025) waktu setempat.

Dikabarkan, Hendrick tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya diberondong senapa, setelah dicegat sejumlah orang. Dikirim dari sejumlah sumber, berikut kronologi penembakan yang menewaskan imam masjid gay tersebut.

Penembakan berawal saat mobil yang ditumpangi Hendricks dan sejumlah orang dicegat sebuah kendaraan. Kendaraan tersebut berhenti tepat di depan mobil Hendricks, kemudian dua orang tersangka yang mengenakan penutup wajah keluar dari kendaraan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua pria itu langsung melepaskan tembakan beberapa kali ke arah mobil Hendricks. Pria tak dikenal tersebut kemudian segera melarikan diri usai melepaskan tembakan.

“Dua orang tersangka yang mengenakan topeng keluar dari kendaraan dan langsung menembaki mobil itu beberapa kali,” kata pihak kepolisian Cape Timur, Afsel, dikutip dari AFP.

“Mereka kemudian kabur dan supir baru menyadari bahwa Hendricks yang duduk di belakang tewas tertembak,” kata pihak kepolisian.

Sang sopir yang selamat dari insiden itu kemudian menyadari bahwa Hendricks terkena tembakan dan tewas di tempat.

Juru bicara kepolisian kemudian membenarkan video yang sempat beredar di media sosial merupakan detik-detik insiden penembakan terhadap imam masjid gay tersebut.

“Motif pembunuhan itu belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” kata petugas kepolisian Cape Timur.

Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans dan Interseks (ILGA) mengutuk keras aksi penembakan yang menewaskan imam masjid gay di Afsel tersebut.

“Keluarga besar ILGA dunia sangat terkejut atas kabar pembunuhan terhadap Muhsin Hendricks dan menyerikan otoritas setempat untuk menyelidiki kejahatan yang kami khawatirkan merupakan bagian dari kejahatan kebencian,” ujar Direktur Eksekutif ILGA, Julia Ehrt.

Hendricks sempat menuai polemik setelah mendirikan masjid yang menampung para gay dan lesbian sebagai perlindungan mereka.

Ia terlibat langsung dalam sebuah aksi advokasi terhadap kelompok LGBTQ dan menyatakan dirinya gay pada 1996.

Hendricks mendirikan masjid gay, Al-Ghurbaah, di Wynberg, dekat kota Cape Town, yang merupakan kampung halamannya.

Berita Terkait

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Berita Terbaru

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB