Liza Thohir dan Srikandi BUMN Bantu Korban Gempa Bumi Cianjur

- Redaksi

Selasa, 6 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elizabeth Thohir bersama korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur. l Istimewa

Elizabeth Thohir bersama korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Peduli Kemanusian Srikandi BUMN menyalurkan bantuan bagi penyintas bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/12/2022).

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Satgas Utama BUMN di kantor Perum Perhutani KPH Cianjur yang dipimpin langsung Elizabeth Tjandra Thohir, istri Menteri BUMN Erick Thohir.

“Alhamdulillah pagi ini (Senin) kita bisa berkumpul di Posko Satgas Utama BUMN. Tadi kita sudah menyampaikan bantuan yang mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” kata Elizabeth dalam sambutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui, gempa Magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) lalu memporak-porandakan bangunan rumah di sejumlah tempat di Cianjur. Menurut data terakhir, 600 orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengungsi.

“Keluarga yang terdampak gempa semoga selalu diberikan ketabahan dan kesabaran. Apalagi informasinya masih terjadi gempa susulan,” jelasnya.

Baca Juga:

5 Fakta Pusat Gempa di Sukalarang Sukabumi, Kerusakan Parah di Cianjur

198 Rumah dan 4 Mushala di Nagrak Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Bumi Cianjur

7 Rumah di Ciambar Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Elizabeth berharap bantuan dari Srikandi BUMN melalui Posko Satgas Utama BUMN segera didistribusikan kepada warga yang menjadi korban terdampak gempa. Terutama kepada para pengungsi yang masih bertahan di tempat-tempat pengungsian.

“Relawan-relawan dari BUMN dan juga tentunya dari Kementerian BUMN, jumlahnya cukup memadai. Insya Allah, hal ini dapat terus kita laksanakan hingga tanggal 23 Desember 2022 sesuai mandat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Liza didampingi sejumlah pengurus Srikandi BUMN, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN dan BAZNAS juga memberikan bantuan dan layanan psikososial kepada penyintas gempa di Posko Pengungsian Desa Mekarsari, Cianjur Jl. Panembong Kaler, Mekarsari, Kecamatan Cianjur.

Baca Juga:

Waspada Warga Sukabumi, Dampak Gempa Cianjur Puncak Gunung Gede Pangrango Retak

Kisah Azka, Korban Selamat Setelah 3 Hari Tertimbun Runtuhan Bangunan Akibat Gempa Cianjur

PII Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Aksi peduli korban gempa Cianjur juga diikuti Ketua Srikandi BUMN Indonesia Tina Kemala Intan, Alexandra Askandar selaku Ketua FHCI sekaligus Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Nicke Widyawati (Dirut Pertamina), dan Direktur Operasi Jasamarga Fitri Wiyanti.

Kemudian, Direktur Keuangan AP II Hilda Savitri, Adis Sulistyowati (Wakil Dirut BNI), Yuliana Indrianti (Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis PT Biofarma), Sinur Linda (Direktur SDM PT PP), Tribuana Tunggadewi (Direktur Keparuhan dan SDM BSI), dan Sekjen Srikandi BUMN sekaligus Dirut Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat.

Berita Terkait

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB