Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Mengapa di Sukabumi dan di hampir semua daerah di Jawa Barat, terdapat nama kampung atau desa Loji atau Lodji?

Dari penelusuran sukabumiheadline.com, ternyata nama Loji, erat kaitannya dengan era penjajahan Belanda. Lantas, apakah Kampung dan Desa Loji di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, ada kaitannya dengan sisa peninggalan era kolonial Belanda?

Bisa jadi ya!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asal-usul nama Loji 

Bangunan tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Bangunan tua peninggalan Belanda – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nama Kampung/Desa Loji, secara bahasa memiliki akar sejarah dari masa penjajahan Belanda. Nama Loji diyakini berasal dari istilah untuk gudang atau benteng Belanda, merujuk pada kata “loge” atau rumah besar tempat tinggal orang Belanda atau pos pengawasan. Baca selengkapnya: Memahami Loji dan Menelisik Jejak Organisasi Yahudi di Sukabumi

Baca Juga :  Ngeri, Pondasi Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi Sudah Menggantung

Istilah ini melekat pada wilayah tertentu, seperti di Yogyakarta, Bandung, atau Sukabumi, sebagai pusat hunian awal atau area strategis yang dulunya dibangun oleh pemerintah kolonial.

Banyak kampung bernama Loji tumbuh di dekat pusat pemerintahan atau benteng pertahanan (kompeni) yang didirikan Belanda, misalnya di Yogyakarta, yang dulunya digunakan untuk mengawasi aktivitas di wilayah tersebut.

Di Jawa Barat, terdapat Kampung/Desa Loji di Sukabumi (terkenal dengan Pantai Loji), serta di wilayah Cicalengka, Bandung. Selain pemukiman, Loji sering merujuk pada bangunan kuno seperti Loji Gandrung di Surakarta, yang kemudian nama tersebut melekat pada kawasan sekitarnya.

Bangunan tersebut dulu digunakan sebagai tempat tinggal pejabat kolonial, kantor administrasi, atau pusat perdagangan (gudang) VOC dengan arsitektur bergaya Indis, kokoh, dan berukuran besar.

Baca Juga :  Bagaimana di Sukabumi? Kades di Lebak Tolak Masa Jabatan 9 Tahun, Ini Alasannya

Secara harfiah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), loji diartikan sebagai gedung atau rumah besar. Di beberapa konteks, loji juga merujuk pada tempat pertemuan organisasi khusus (seperti Freemasonry). Baca selengkapnya: Memahami Loji dan Menelisik Jejak Organisasi Yahudi di Sukabumi

Jadi, penamaan Kampung Loji merupakan peninggalan sejarah yang menandakan tempat tersebut dulunya memiliki bangunan bergaya Eropa atau menjadi pemukiman orang Belanda.

Namun, tidak diketahui apakah Loji Sukabumi terdapat bangunan peninggalan Belanda?

Yang jelas, belakangan Loji Sukabumi terkenal karena pantainya yang kotor dengan tumpukan sampah, serta merupakan lokasi vihara yang besar dan berarsitektur indah. Baca selengkapnya: Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa Sukabumi, Diyakini Sudah Berdiri sejak Era Dinasti Ming

Berita Terkait

14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I
28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia
Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?
Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout
Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:00 WIB

14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:06 WIB

28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:40 WIB

Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi

Berita Terbaru

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

AHY ancam bakal kejar pemilik dan sopir truk ODOL

Rabu, 18 Feb 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi bus jurusan Sukabumi-Bali - sukabumiheadline.com

Wisata

Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips

Rabu, 18 Feb 2026 - 05:08 WIB

Ilustrasi petani melon - sukabumiheadline.com

UMKM

Daftar kecamatan penghasil melon Sukabumi

Rabu, 18 Feb 2026 - 03:38 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131