Mengintip Keindahan Curug Pelangi Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 4 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Pelangi Cidahu. l Istimewa

Curug Pelangi Cidahu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDAHU – Melihat postingan yang beredar di media sosial (medsos) tentang keindahan tempat yang asyik buat berenang di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, rasanya menarik dan bisa menjadi referensi tempat berlibur di akhir pekan kali ini.

Mengunjungi lokasi air terjun berada, tidaklah sulit, jika Anda berasal dari arah Bogor bisa menuju Cidahu melalui jalur Cihideung hingga Cimalati, kemudian ke Girijaya.

Kawasan ini terkenal dengan Pasarean Eyang Santri. Jadi kalau Anda nyasar, maka Makam Eyang Santri ini bisa menjadi patokan bertanya ke warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini lokasi parkirnya dipisah dengan parkiran kendaraan bagi yang berziarah ke Makam Eyang Santri. Biaya parkir dipungut Rp5.000 saja.

Dari area parkir kita tracking sekira 30 menit, diawali dengan memasuki jalan kecil di antara rumah-rumah. Kemudian di pertigaan, ambil trek kanan mendaki langsung ke arah Curug Pelangi. Sedangkan jalur kiri kita akan ke Curug Pilung.

Curug Pelangi terbilang masih asri dan belum banyak diketahui wisatawan. Karenanya, keasrian dan kebersihan curug ini relatif masih terjaga, sehingga cocok untuk mengisi waktu libur bersama keluarga tercinta.

“Masih asri, airnya juga jernih dan segar, cocok untuk berlibur dengan keluarga. Belum lagi keindahan alamnya,” ujar salah satu pengunjung asal Kota Bogor Tedy Syah kepada sukabumiheadline.com, Junat (4/2/2022).

Curug Pelangi tidak sekadar menawarkan air terjun bertingkat yang indah, tetapi juga aliran air sungai yang bening, serta panorama alam yang menawan. Sehingga tidak mengherankan jika curug ini kian banyak dikunjungi wisatawan.

Berita Terkait

LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia
Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul
5 tradisi zaman dulu yang perlahan ditinggalkan wanita Sukabumi
Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi
9 pelajar Sukabumi ikuti Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026
Sinopsis dan bintang film Agensi Rumah Tangga, bisnis baru Enzy Storia usai PHK
Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:54 WIB

LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:13 WIB

Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia

Jumat, 18 September 2026 - 22:51 WIB

Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul

Jumat, 18 September 2026 - 19:42 WIB

5 tradisi zaman dulu yang perlahan ditinggalkan wanita Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 15:53 WIB

Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi

Berita Terbaru