Menurut Kang Dedi, proyek tersebut tidak terlalu penting dan membuat gaduh di masyarakat.
“Saya kira kegiatan penggantian gorden untuk rumah dinas DPR, batalkan saja. Apalagi proyek itu belum tertalu penting. Malah merugikan nama baik DPR,” kata Dedi dikutip dari kompas.com, Kamis (12/5/2022).
Ditambahkan Dedi, proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR ini sejak awal pendapat kritik dari berbagai pihak karena harganya kemahalan. Namun, proyek tersebut tetap lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kang Dedi, jika proyek tersebut terus dilanjutkan akan merusak citra DPR. Hal itu karena ia mengaku mendapat banyak pertanyaan dari warga terkait kasus itu, dan hal ini menjadi kurang bagus untuk DPR.
“Jadi malu aja,” katanya.
Diberitakan sukabumiheadlines.com sebelumnya, terdapat tiga perusahaan yang mengajukan penawaran paling tinggi, yakni PT Sultan Sukses Mandiri, PT Panderman Jaya, dan PT Bertiga Mitra Solusi.
Pemenang tender tersebut yakni PT Bertiga Mitra Solusi dengan penawaran Rp43,5 miliar. Pemenang tender diumumkan pada Minggu, 8 Mei 2022, melalui laman LPSE DPR RI.