Perhutani siapkan draf MoU penanggulangan dan relokasi korban bencana di Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhutani KPH Sukabumi siapkan draf MoU penanggulangan dan relokasi korban bencana - Perhutani

Perhutani KPH Sukabumi siapkan draf MoU penanggulangan dan relokasi korban bencana - Perhutani

sukabumiheadline.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi melaksanakan pertemuan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi guna membahas kesiapsiagaan dan penanganan kebencanaan.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait rencana relokasi hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana alam. Pertemuan yang dilaksanakan pada Selasa (29/12/2025), di Control Room Perhutani KPH Sukabumi.

Selanjutnya, juga dibahas terkait draf Nota Kesepahaman (MoU) antara Perhutani KPH Sukabumi dan BPBD Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan dihadiri oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Usaha (Kasi PPB) Perhutani KPH Sukabumi Teten, Kepala Sub Seksi Hukum dan Komunikasi Perusahaan Chendra Eka Permana, di antaranya Kepala Bidang BPBD Kabupaten Sukabumi Ibnu beserta jajaran.

Baca Juga :  Daftar 19 RW di RT Kota Sukabumi diterjang banjir dan longsor

Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut meliputi sinkronisasi program dan langkah-langkah konkret penanggulangan bencana, khususnya di kawasan hutan yang berada dalam wilayah kelola Perhutani KPH Sukabumi, termasuk upaya mitigasi, penanganan pascabencana, serta penyediaan lahan untuk relokasi hunian sementara.

Dalam kesempatan tersebut, Administratur KPH Sukabumi melalui Teten menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung upaya penanganan kebencanaan di Kabupaten Sukabumi.

“Perhutani berkomitmen untuk membantu memfasilitasi tahapan proses perizinan ke Kementerian Kehutanan terkait penyediaan lahan relokasi bagi masyarakat terdampak bencana,” katanya, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Perhutani, Rabu (31/12/2025)

Sementara itu, Kepala Bidang BPBD Kabupaten Sukabumi Ibnu mengapresiasi inisiatif dan komitmen Perhutani KPH Sukabumi dalam mendukung penanggulangan bencana di wilayah Sukabumi.

Menurutnya, koordinasi yang intensif antara BPBD, Perhutani, dan pemerintah daerah sangat diperlukan, “Terutama dalam mitigasi bencana di sekitar kawasan hutan serta penanganan pascabencana,” katanya.

Baca Juga :  Ngeri, Rumah Warga Sukabumi Menggantung di Sisi Tebing

Pertemuan tersebut juga membahas draf Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi pedoman kerja sama antara Perhutani KPH Sukabumi dan BPBD Kabupaten Sukabumi dalam penanggulangan bencana.

Kerja sama tersebut mencakup mekanisme relokasi hunian sementara, rehabilitasi lingkungan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Melalui rencana penandatanganan MoU tersebut, diharapkan sinergi antara Perhutani, BPBD, dan pemerintah daerah semakin kuat, sehingga upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Sukabumi dapat dilaksanakan secara lebih terencana, cepat, dan tepat sasaran.

Untuk informasi, pertemuan juga dihadiri perwakilan dari Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara
DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal
DPRD Kabupaten Sukabumi pelototi perizinan sumur bor
Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel
Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:46 WIB

Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:10 WIB

Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:39 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal

Berita Terbaru