sukabumiheadline.com – Nasib pilu dialami seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat, yang bertekad mengubah nasib di Kota Medan, Sumatera Utara. Tergiur iming-iming pekerjaan di tanah rantau, pria yang sekaligus orang tua tunggal ini memboyong tiga anaknya, dua laki-laki dan satu perempuan, yang masih kecil.
Tekadnya untuk menetap di tanah rantau pun tak main-main, terlihat dari barang bawaan berupa beberapa tas besar dan kardus berisi perbekalan hidup mereka.
“Berangkat dari Sukabumi dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik, seorang bapak kini menghadapi kesulitan bersama ketiga anaknya di Medan,” tulis salah satu akun media sosial, dikutip Jumat (16/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut informasi, ia diduga menjadi korban penipuan tawaran pekerjaan. Sesampainya di Medan, impian tersebut sirna seketika. Pekerjaan yang dijanjikan ternyata fiktif dan ia menjadi korban penipuan.
Ayah dan tiga anak itu pun akhirnya beristirahat sambil berharap bantu di salah satu masjid di Medan pada Sabtu (10/10/2026).
“Saat ini, mereka berada di sekitar Masjid Al-Mshlah, Jalan Kapten Muslim, Medan, dan membutuhkan perhatian serta bantuan,” lanjutnya.
Tanpa sisa uang untuk sekadar membeli tiket pulang ke Sukabumi, ia bersama dua putra dan seorang putrinya terpaksa terlantar dan menginap di salah satu masjid di Kota Medan selama dua hari.
Kisah haru keluarga yang dibagikan berbagai akun di semua platform media sosial ini pun menjadi sorotan netizen. Unggahan tersebut langsung memicu gelombang simpati dari netizen.
Banyak yang merasa iba hingga menawarkan pekerjaan baru bagi sang ayah, sementara pengunggah video berupaya mencari bantuan biaya untuk membantu kepulangannya. Mereka bahkan menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Kita emank cari orang baik..biar segera kita pulang kan..KDM uda kita teg tp blom ada respon,” tulis akun lain.
Sayangnya, semua akun yang memposting video tersebut, tidak satu pun mengungkap identitas ayah dan alamat lengkap pria dan tiga anak tersebut.









