SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Forum Masyarakat Lintas Sektor (FMLS) Kabupaten Sukabumi mengurungkan niatnya mengepung Gedung DPRD.
Hal itu disampaikan FMLS dalam sebuah video diterima sukabumiheadline.com, Senin (29/8/2022) malam.
Dalam video berdurasi 38 detik itu, mereka menyatakan mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Sukabumi di Jl. Jajaway, Palabuhanratu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sepakat, untuk menjaga kondusifitas maka untuk itu, aksi aksi demo unjuk rasa (Selasa) tanggal 30 (Agustus) dicabut,” seru mereka sambil mengepalkan tangannya.
Adapun, alasan lainnya, aksi dibatalkan karena Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara dianggap sebagai bagian dari keluar besar Palabuhanratu.
“Kami sepakat bahwa Ketua DPRD bagian dari keluarga besar orang Palabuhanratu. Allahuakbar!” Seru mereka lagi.
Kerahkan 3 Ribu Massa
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Yudha Sukmagara dikabarkan terlibat pertengkaran di salah satu tempat karaoke di Kota Sukabumi, pada Sabtu (20/8/2022) sekira pukul 00.00 WIB.
Insiden keributan disebut berawal dari kesalahpahaman dengan salah seorang pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kota Sukabumi yang berinisial F.
Buntut keributan tersebut Forum Masyarakat Lintas Sektor (FMLS) Kabupaten Sukabumi mengancam melakukan aksi unjuk rasa pada Selasa pagi di Gedung DPRD.
Selain itu, FMLS juga mendesak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi untuk melakukan pemeriksaan dan tes urine kepada seluruh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.