Simak rinciannya, Purbaya: Anggaran MBG bakal dipangkas lagi

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan jika anggaran program Makan Bergizi Gratis bakal dipangkas lagi. Hal itu diungkapkan saat membeberkan hasil pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (25/6/2026) kemarin sore.

Dalam hasil pertemuan tersebut, BGN dan Kemenkeu sepakat untuk memangkas anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kemarin saya ketemu dengan Kepala BGN di sini (Kemenkeu), Dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program MBG. Saya pikir cukup signifikan penghematannya, tapi nanti biar Kepala BGN yang mengumumkan,” kata Purbaya, Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya melanjutkan, anggaran MBG setelah pemangkasan lebih lanjut bisa lebih rendah dari Rp268 triliun pada 2026. Bahkan sebelum adanya pemangkasan awal, anggaran MBG masih mencapai Rp335 triliun.

“Cukup signifikan pengurangannya yang jelas anggaran kita menjadi lebih aman. Nanti akan signifikan lah pemotongannya, tapi bukan saya yang usul ya, Kepala BGN-nya sendiri. Jadi bisa ditanyakan ke Kepala BGN,” terangnya.

Purbaya menambahkan, evaluasi dan pemangkasan anggaran MBG ini tidak turut mengurangi porsi menu makan dan gizinya.

“Jadi justru dipastikan makanannya tetap bergizi. Tapi itu yang lebih tahu ranahnya Kepala BGN,” jelasnya.

Secara kseluruhan, dalam pertemuan kemarin setidaknya ada tiga topik yang dibahas antara Purbaya dengan pimpinan BGN, di antaranya upaya efisiensi anggaran.

Ilustrasi suasana dapur MBG - sukabumiheadline.com
Ilustrasi suasana dapur MBG – sukabumiheadline.com

Beberapa langkah taktis yang dibahas bersama meliputi:

  • Penataan Ulang (Refocusing) Anggaran: Menyelaraskan alokasi dana agar sepenuhnya mendukung program-program prioritas nasional.
  • Optimalisasi Infrastruktur Daerah: Memanfaatkan kantor Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di tingkat kabupaten/kota untuk membantu pemeriksaan fisik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Peningkatan Kapasitas SDM: Menyelenggarakan pelatihan pertanggungjawaban keuangan bagi para kepala SPPG guna mendongkrak standar akuntabilitas secara menyeluruh.

Berita Terkait

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box
Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage
UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon
Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum
Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
BNN minta semua jenis vape dilarang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Berita Terbaru

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB