Supermodel AS Bella Hadid bangga jadi wanita Palestina, Adidas minta maaf

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supermodel AS Bella Hadid bangga jadi wanita Palestina - Instagram

Supermodel AS Bella Hadid bangga jadi wanita Palestina - Instagram

sukabumiheadline.com – Supermodel berdarah Palestina, Bella Hadid akhirnya buka suara usai polemik dirinya menjadi model dalam iklan Adidas edisi ‘SL 72’.

Kampanye iklan yang awalnya bertujuan untuk menghormati Olimpiade 1972 Munich menuai protes dari kalangan pro-Israel yang menilai iklan itu membangkitkan memori tragedi di mana 11 atlet Israel dibunuh kelompok teroris Black September dalam olimpiade itu. Baca selengkapnya: Supermodel Bella Hadid gugat Adidas, tapi bukan karena protes pendukung Israel

Lewat keterangan panjang di Instagram stories, pada Senin (29/7/2024) malam, Hadid menegaskan, dirinya tidak akan pernah terlibat pada karya atau seni yang terkait dengan tragedi Munich.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bintang iklan Adidas, supermodel Bella Hadid - Adidas
Bintang iklan Adidas, supermodel Bella Hadid – Adidas

Berita Terkait: Supermodel AS Ditaksir Pangeran Qatar, Bella: Berikan Hartamu ke Palestina, Aku Beri Perhatian

Sebelum kampanye iklan itu dirilis, Hadid mengatakan, dirinya tidak memiliki info terkait hubungan antara tragedi terbunuhnya atlet Israel dengan Olimpiade 1972.

“Saya terkejut, Saya kesal, dan Saya marah atas kurangnya sensitivitas dari kampanye iklan itu,” kata Hadid dilansir Foot Wear News.

Berita Terkait: Profil Supermodel Amerika Serikat, Gigi Hadid Konsisten Bela Palestina Bikin Israel Emosi

Hadid mengatakan jika saja dirinya mengetahui sejarah tragedi itu, ia pasti akan menolak untuk terlibat dalam kampanye iklan ‘Sl 72’.

“Tim saya seharusnya mengetahui, Adidas seharusnya tahu dan saya seharusnya lebih dulu mencari tahu sehingga saya mengetahui dan mengerti dan menolak,” kata Hadid.

Hadid menegaskan dirinya tidak mendukung kebencian dalam bentuk apapun, termasuk antisemisme. Hadid juga menolak hubungan antara upaya kemerdekaan Palestina dan serangan teroris di Olimpiade Munich.

“Palestina tidak sama dengan terorisme, dan kampanye iklan ini tidak sengaja menyoroti peristiwa yang tidak mewakili siapa kita semua. Saya bangga menjadi wanita Palestina, dan sangat banyak yang lain dari budaya kami dibandingkan dengan apa yang terjadi beberapa pekan terakhir,” kata Hadid.

Untuk informasi, supermodel Muslim itu bahkan mengungkapkan bahwa ia tidak akan pernah berhenti menyuarakan kemerdekaan untuk negara asal sang ayah. Berita Terkait: Supermodel AS, Bella Hadid Turun ke Jalan Bela Palestina

Berita Terkait

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB