Syahrini pilih melahirkan di Singapura, anak artis asal Sukabumi ini otomatis jadi warga Negeri Singa?

- Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syahrini hamil dan akan melahirkan di Singapura - Instagram

Syahrini hamil dan akan melahirkan di Singapura - Instagram

sukabumiheadline.com – Penyanyi asal Sukabumi, Jawa Barat, Syahrini diperkirakan akan melahirkan anak pertama di Singapura. Bahkan, saat ini Syahrini sudah tinggal di Singapura bersama suaminya, Reino Barack.

Memilih melahirkan di Singapura tentu pilihan terbaik bagi Syahrini mengingat anak dalam kandungannya sangat dinantikan oleh alumni SMA Negeri 2 Kota Sukabumi itu. Baca lengkap: Artis asal Sukabumi ini sempat diisukan cerai, kini Syahrini hamil ditutupi tas Rp2 miliar

Terlebih, diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, artis yang populer dipanggil Princess itu hamil dalam usia yang tidak muda lagi, sehingga sangat membutuhkan perhatian ekstra dari Reino Barack. Baca lengkap: 5 foto Syahrini hamil di usia 43, artis asal Sukabumi ini butuh perhatian ekstra suami

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi diperoleh, keberadaan Syahrini di Singapura juga ditemani oleh orang tua pelantun lagu Restu itu menjalani masa-masa kehamilan di Negeri Singa. Hal itu diketahui dari pernyataan adik Syahrini, Aisyahrini dalam sebuah podcast yang ada di YouTube menyebut istri Reino Barack itu akan melahirkan di Singapura.

“Kalau untuk lahiran sepertinya di sana (Singapura). Karena, sampai saat ini mama masih di sana menunggu sampai kakak saya melahirkan,” ujar Aisyahrini dikutip dari channel YouTube, Ahad (26/5/2024).

Banyak yang menduga rencana itu akan membuat status kewarganegaraan anak Syahrini dan Reino Barack otomatis jadi warga negara Singapura.

Baca Juga:

Dilansir dari situs Kementerian Luar Negeri Singapura, semua kelahiran di Singapura harus didaftarkan di Register of Births & Deaths. Setelah terdaftar, akta kelahiran akan diterbitkan. Kelahiran tersebut dapat didaftarkan oleh orang tua anak atau oleh kuasa atas nama orang tuanya apabila mempunyai surat kuasa dari orang tuanya.

Selebritas Syahrini diperkirakan akan melahirkan anak pertama di Singapura
Syahrini diperkirakan akan melahirkan anak pertama di Singapura – princesssyahrini

Namun status kewarganegaraan semua bayi yang lahir di Singapura tidak otomatis jadi warga negara Singapura. Penjelasan di situs populer di Singapura, Stomp menyebutkan negara itu menganut konsep ius sanguinis di mana kewarganegaraan umumnya diperoleh melalui keturunan.

Jika kedua orang tua adalah orang asing dan bayi lahir di Singapura, bayi tersebut tidak otomatis mendapatkan kewarganegaraan Singapura. Dengan demikian, kewarganegaraan bayi tergantung pada kewarganegaraan dan status orang tuanya.

Jika salah satu atau kedua orang tua adalah warga negara Singapura atau penduduk tetap, bayi tersebut memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan Singapura.

Dalam kasus kedua orang tua non Singapura, bayi tersebut biasanya akan memperoleh kewarganegaraan dari orang tuanya, tergantung pada undang-undang kewarganegaraan negara asal orang tuanya.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB