Tak peduli Jokowi gabung Golkar, PDIP: Kita tarung!

- Redaksi

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun - Istimewa

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pasca-pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar, beringin akan menggelar Musyawarah Nasional pada Selasa (20/8/2024) dengan agenda memilih Ketum baru partai tersebut.

Partai Golkar memastikan kadernya yakni Bahlil Lahadalia menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar yang akan diselenggarakan pada Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar.

Ketua Pengarah Munas XI Partai Golkar Adies Kadir mengatakan selama proses pendaftaran, ada dua orang yang mendaftar yakni Ridwan Hisjam dan Bahlil Lahadalia. Namun dari verifikasi berkas yang dilakukan, menurutnya hanya Bahlil yang dinyatakan lolos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berkas pendaftaran bakal calon atas nama Bahlil Lahadalia dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan sebagai calon ketua umum pada Munas XI Partai Golkar Tahun 2024,” kata Adies di Kantor DPP Partai Golkar, Senin malam.

Peluang Jokowi gabung Golkar 

Adies Kadir menyebut Jokowi berpeluang menjadi Ketua Dewan Pembina partainya. Menurut dia, dewan pembina akan diusulkan dalam Munas Golkar dan disetujui Ketua umum terpilih.

Baca Juga :  Pernah mencalonkan Gibran, PDIP mengaku saat itu khilaf

Dia menjelaskan ketua dewan pembina, termasuk ketua dewan pakar, dewan penasihat, dewan etik, dan dewan kehormatan, tidak harus berasal dari kader kendati selama ini mereka yang menduduki posisi itu merupakan kader senior.

“Kalau dewan pembina ini biasanya adalah kader-kader Partai Golkar yang sudah senior, biasanya begitu, memang tidak ada eksplisit dalam AD/ART itu apakah boleh orang luar atau tidak itu, tidak ada,” kata dia.

Sebelumnya, Jokowi pernah merespons pernyataan PDIP yang menyebut dirinya tidak lagi menjadi kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Saat mendengar pertanyaan awak media, Jokowi hanya menyunggingkan senyum. Setelah menjawab singkat, ia kemudian langsung beranjak dari lokasi acara.

“Terima kasih,” kata Jokowi usai menghadiri Raker Kesnas 2024 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/4/2024) lalu.

Baca Juga :  PDIP Heran KPK Belum Juga Periksa Anies Baswedan

PDIP ajak Jokowi bertarung

Sementara, Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan buka suara soal peluang Presiden Joko Widodo bakal diangkat menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar lewat Munas yang digelar pada 20-21 Agustus.

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun tak peduli dengan hal itu. Menurut dia, hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Golkar. PDIP tak mau ikut campur urusan rumah tangga partai lain.

Menurut Komar, Jokowi bukan lagi menjadi bagian partainya, tapi sudah berada di pihak lain sejak Pilpres 2024. Karenanya, ia tak mau lagi bicara soal status Jokowi di PDIP. Bahkan, dia menyebut Jokowi sudah menghabisi PDIP. Komar menantang Jokowi untuk bertarung di pilkada kali ini.

“Sudah ada di sana. Tidak usah tanya status-status lagi. Orang sudah jelas-jelas sudah bergabung ke sana, dan menghabisi PDIP, ya silakan, kita bertarung,” katanya.

Berita Terkait

Profil Partai Gema Bangsa, didirikan eks Nasdem dan Perindo, langsung dukung Prabowo
Daftar penyataan SBY ketika tolak Pilkada dipilih DPRD, tapi kini Demokrat berubah sikap
Pilkada oleh DPRD dan sikap plin-plan Partai Demokrat: Dulu tolak sampai walk out, kini dukung
Soal pilkada melalui DPRD, Partai Demokrat: Kami bersama Prabowo
PDIP tolak Pilkada oleh DPRD: Rakyat Marah hak demokrasinya dirampas
SPI Sukabumi tolak mau Prabowo Pilkada oleh DPRD: Jahat dan hambat regenerasi kepemimpinan
PDIP Jawa Barat galang dana bantuan bencana alam Sumatera Rp1 miliar
Target Kaesang presiden, PSI: Ogah anak proklamator, nenek puluhan tahun jadi ketum partai

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:39 WIB

Profil Partai Gema Bangsa, didirikan eks Nasdem dan Perindo, langsung dukung Prabowo

Senin, 12 Januari 2026 - 02:38 WIB

Daftar penyataan SBY ketika tolak Pilkada dipilih DPRD, tapi kini Demokrat berubah sikap

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:35 WIB

Pilkada oleh DPRD dan sikap plin-plan Partai Demokrat: Dulu tolak sampai walk out, kini dukung

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:03 WIB

Soal pilkada melalui DPRD, Partai Demokrat: Kami bersama Prabowo

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:11 WIB

PDIP tolak Pilkada oleh DPRD: Rakyat Marah hak demokrasinya dirampas

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131