26.8 C
Sukabumi
Minggu, Juli 14, 2024

Terobosan skuter matik murah tapi memikat Yamaha Jog 125, cek speknya

sukabumiheadline.com - Yamaha, produsen kendaraan roda dua...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Warga Sukabumi Minat Beli Motor Listrik? Ini Syarat Biar Bisa DP Rp0

EkonomiWarga Sukabumi Minat Beli Motor Listrik? Ini Syarat Biar Bisa DP Rp0

SUKABUMIHEADLINE.com l Warga Sukabumi, Jawa Barat, ingin kredit motor listrik DP Rp0? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum lama ink mengeluarkan kebijakan tentang pemberian uang muka 0 persen untuk kredit kendaraan listrik berbasis baterai.

Mirza Adityaswara, selalu Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menyebut peraturan tersebut dibuat dengan tujuan percepatan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat dan mencapai target pemerintah.

Untuk informasi, kebijakan tersebut tercantum dalam POJK 35 tahun 2018 dan POJK 10 yang dirilis pada 2019.

Sementara, Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan menyebutkan bahwa Adira sendiri sudah membiayai pembelian motor listrik sejak tahun lalu.

Lalu, bagaimana jika warga Sukabumi mau mendapatkan fasilitas DP 0 persen ketika mau membeli motor listrik?

Syaratnya, pemberian DP 0 persen kepada peminat motor listrik tidak berbeda dengan kredit motor konvensional. Tetap ada seleksi yang dilakukan.

“Kami menerapkan secara selektif bagi konsumen yang memang kami anggap baik secara persyaratan pembiayaan,” ucap Niko.

Soal persyaratan tersebut, Niko mengatakan bahwa pemohon harus punya kemampuan membayar. Misalnya jika karyawan punya gaji yang cukup, begitu juga kalau pengusaha punya pendapatan yang memadai.

“Konsumen yang benar pasti hitung kemampuan membayar angsurannya,” ucap Niko.

Sedangkan, Mandiri Utama Finance dan FIF sampai saat ini masih menjajaki pilihan tersebut karena menilai pasar motor listrik masih terbilang kecil.

“Sedang menjajaki karena marketnya masih kecil,” ucap Stanley Setia Atmadja, CEO PT Mandiri Utama Finance.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer