Waspada macet jalur Bogor-Sukabumi, bukan hanya Exit Toll Bocimi Seksi 2

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda - Istimewa

Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda - Istimewa

sukabumiheadline.com – Potensi kemacetan di Jalur Utama Bogor-Sukabumi, Jawa Barat, akan semakin bertambah. Pasalnya, selain limpahan kendaraan yang keluar dari Jalan Tol Bocimi Seksi 2, juga karena Jalan Raya Puncak, menjadi jalur mudik alternatif saat musim Lebaran 2025.

Meskipun Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas dan personel untuk menyambut masa arus mudik maupun wisata di Puncak mendatang. Namun, dipastikan jalur Sukabumi akan dipilih sebagian pemudik tujuan Cianjur dan Bandung.

“Jalur Puncak menjadi salah satu alternatif jalur mudik. Anggota sudah kami siapkan selama Operasi Ketupat. Kurang lebihnya 300 personel. Nanti akan kita update ketika masuk proses operasi,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama, Sabtu (15/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kendaraan saat momen Lebaran tersebut. Terutama di titik rawan kemacetan.

“Di mana nanti untuk antisipasi lonjakan kendaraan di arus mudik, balik, jalur wisata, personel ditempatkan di titik titik rawan seperti biasanya. Kemudian akan ada rekayasa baik one way maupun gage (ganjil genap). Terutama ketika sudah wisata kita akan terus lakukan gage,” jelasnya.

Selain itu, kendaraan sumbu 3 akan dibatasi. Kepadatan diprediksi terjadi setelah Lebaran, tepatnya saat musim wisata.

“Yang sangat diantisipasi di jalur Puncak sendiri adalah jalur wisata. Di mana nanti H+1 sampai 7 kemungkinan lonjakan arus wisata akan meningkat,” terangnya.

“Prediksi kemungkinan di H+1 sampai dengan H+7. Itu akan lebih meningkat karena seperti biasa untuk jalur Puncak hanya alternatif untuk mudik,” lanjut dia.

Baca Juga: Sebentar lagi Lebaran, Jalan Tol Bocimi Seksi 3 kapan dibuka?

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, dilansir situs resmi PT Jasa Marga, puncak arus mudik atau keluar Jakarta diperkirakan terjadi pada H-3 periode libur Idul Fitri 1446 H/2025 atau tepatnya pada Jumat, 28 Maret 2025.

Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang melintas mencapai 232.401 unit, atau naik 50% dibandingkan lalu lintas normal. Dan tentu saja, sebagian dari kendaraan yang melintas di Jagorawi akan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Bocimi. Baca selengkapnya: Siaga di Exit Toll Bocimi Seksi 2, jadwal Cuti Bersama dan puncak arus mudik Lebaran 2025

Berita Terkait

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”
Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu
1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi
KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi
Direktur RSUD Jampang Kulon Sukabumi: Dokter spesialis suka kabur
Helikopter dokter dan pasien, RSUD Jampang Kulon Sukabumi akan dilengkapi helipad
KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan
Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:25 WIB

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:30 WIB

Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu

Senin, 9 Maret 2026 - 03:24 WIB

1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:39 WIB

KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:00 WIB

Direktur RSUD Jampang Kulon Sukabumi: Dokter spesialis suka kabur

Berita Terbaru

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - sukabumiheadline.com

Internasional

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:06 WIB