10 pelajar Sukabumi dan Cianjur bikin ulah di Candi Prambanan, diamankan polisi

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 pelajar Sukabumi dan Cianjur bikin ulah di Candi Prambanan, diamankan polisi - Dok. Polsek Prambanan

10 pelajar Sukabumi dan Cianjur bikin ulah di Candi Prambanan, diamankan polisi - Dok. Polsek Prambanan

sukabumiheadline.com – Sebanyak 10 pelajar asal Jawa Barat diamankan petugas keamanan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Diketahui, mereka membuat ulah di kawasan wisata candi tersebut pada Ahad (28/12/2025).

Selanjutnya, Polsek Prambanan bersama Dissos P3APPKB Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, membawa mereka untuk diberikan pembinaan.

Dikutip dari laman media sosial Polsek Prambanan, kesepuluh pelajar asal Sukabumi dan dan Cianjur tersebut diamankan polisi, karena kedapatan memasuki kawasan candi dengan melompat pagar pembatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek Prambanan AKP Nyoto, peristiwa tersebut terjadi pada Ahad, sekira pukul 10.00 WIB. saat itu, petugas keamanan TWC melihat sekelompok remaja melompat pagar di dekat kantor penerangan candi.

AKP Nyoto bersama personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, dan unsur terkait segera mendatangi lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga :  Tatapan kosong kakak adik yatim ke rumahnya yang ambruk di Cikembar Sukabumi

Selanjutnya, petugas keamanan para remaja itu kemudian diamankan dan diserahkan ke Polsek Prambanan Klaten untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Dari hasil pendataan, diketahui beberapa pelajar berasal dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan masih berstatus sebagai salah satu siswa SMP serta SMA.

Mereka mengaku masuk ke area candi karena ingin melihat langsung Candi Prambanan dan berfoto, namun tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Proses pembinaan dilakukan dengan pendampingan dari Dissos P3APPKB Klaten serta relawan terkait.

Dalam penanganannya, Polisi mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Sebelum diserahkan kepada Dissos P3APPKB Klaten, para pelajar diberi kesempatan untuk berfoto dengan latar belakang Candi Prambanan di bawah pengawasan petugas sebagai bagian dari pembinaan dan edukasi.

Baca Juga :  Memahami Cara Umat Buddha Memelihara Keberagaman di Sukabumi

“Mereka melompat pagar pembatas TWC Prambanan hanya ingin melihat candi dan berfoto, namun tidak memiliki uang. Alhamdulillah sebagian orang tua mereka berhasil kami hubungi, dan selanjutnya kami lakukan pembinaan bersama relawan Forkap serta Dinas Sosial Kabupaten Klaten untuk proses pengembalian ke kampung halaman di Jawa Barat,” jelas AKP Nyoto.

Setelah dilakukan pembinaan, para pelajar menyatakan menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Dissos P3APPKB Klaten memastikan mereka akan dibekali kebutuhan untuk perjalanan pulang ke daerah asalnya.

Tidak dijelaskan apakah kedatangan mereka ke Klaten bersifat pribadi, atau merupakan kegiatan resmi dari sekolah masing-masing.

Berita Terkait

Daftar 13 wanita asal Jawa Barat korban TPPO dan eksploitasi, usia 20an
Wajah Brimob aniaya pelajar madrasah hingga tewas di Tual
Ngaku kena tipu, wanita Sukabumi memerkosa sesama perempuan
Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain
Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud
Istri Dirdik KPK, Kombes Sumarni: Dari Polres Sukabumi Kota jadi Kapolres Metro Bekasi
Momen rakit Wagub Aceh dan GM PLN terbalik saat menyeberang sungai
Libur Nataru 2 pekan, BPJT siapkan manajemen trafik di GT Ciawi-Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:08 WIB

Daftar 13 wanita asal Jawa Barat korban TPPO dan eksploitasi, usia 20an

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:24 WIB

Wajah Brimob aniaya pelajar madrasah hingga tewas di Tual

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:29 WIB

Ngaku kena tipu, wanita Sukabumi memerkosa sesama perempuan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:28 WIB

Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:56 WIB

Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud

Berita Terbaru

Nasional

BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa

Jumat, 27 Feb 2026 - 19:30 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump - Ilustrasi sukabumiheadlie.com

Nasional

MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU

Jumat, 27 Feb 2026 - 13:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131