PBB: Prajurit TNI di Lebanon tewas ditembak tank militer Israel

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praka Farizal Romadhon, anggota pasukan Perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon - Muhammad Husein

Praka Farizal Romadhon, anggota pasukan Perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon - Muhammad Husein

sukabumiheadline.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis hasil penyelidikan awal penyebab gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. PBB mengatakan satu prajurit TNI gugur akibat proyektil tank yang ditembakkan militer Israel ke wilayah Lebanon.

Ketiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon tersebut, adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

“Terkait insiden 29 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi dampak dan khususnya fragmen proyektil yang ditemukan di posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa 7-1, proyektil tersebut adalah peluru utama tank kaliber 120 mm, yang ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel dari arah timur, menuju Ett Taibe,” kata juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric, dikutip Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, kata Stephane, dua prajurit TNI lainnya gugur akibat bom rakitan atau improvised explosive device (IED). Stephane menyebut bom rakitan itu kemungkinan dipasang kelompok Hizbullah.

“Terkait insiden 30 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi ledakan, kendaraan yang terdampak, serta perangkat peledak rakitan (IED) kedua yang ditemukan di dekat lokasi pada hari yang sama, ledakan tersebut disebabkan oleh IED yang diaktifkan oleh korban (tripwire). Investigasi menilai, mengingat lokasi kejadian, karakteristik ledakan, serta konteks saat ini, IED tersebut kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah,” tuturnya.

Stephane menegaskan ini merupakan temuan awal penyelidikan. Stephane menyebut proses investigasi penuh oleh PBB saat ini masih berlangsung.

“Perlu saya tegaskan kembali bahwa ini merupakan temuan awal, berdasarkan bukti fisik awal. Proses investigasi penuh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa masih berlangsung, termasuk prosedur yang diperlukan serta keterlibatan dengan para pihak terkait untuk memahami konteks dan keadaan secara menyeluruh di tengah situasi permusuhan yang masih berlangsung,” katanya.

PBB menyatakan Dewan Penyelidikan akan dibentuk untuk mengusut gugurnya 3 prajurit TNI tersebut. Tentu, katanya, pembentukan itu sesuai dengan prosedur di PBB.

“Dewan Penyelidikan akan dibentuk untuk kedua kasus tersebut, sesuai dengan prosedur yang berlaku di PBB,” ujarnya.

Kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL)
Kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) – Ist

Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Pada Ahad (29/3/2026), Praka Farizal Rhomadhon gugur setelah proyektil meledak di dekat Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon Selatan.

Kemudian, keesokan harinya, Senin (30/3), PBB mengonfirmasi lagi dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. Sementara itu, dua lainnya terluka. Insiden itu, lanjut PBB, terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon Selatan.

Prabowo kecam keras

Presiden Prabowo Subianto mengatakan gugurnya tiga prajurit TNI tersebut membawa kedukaan bagi bangsa Indonesia. Prabowo mengecam kejadian yang mengakibatkan gugurnya anggota TNI tersebut.

Namun, Prabowo tidak secara eksplisit menyebut pihak manapun sebagai pelaku penembakan.

“Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon,” kata Prabowo dalam unggahannya di Instagram, seperti dilihat Ahad (5/4/2026).

Dalam unggahan itu, Prabowo menyertakan foto hormat kepada peti jenazah para prajurit yang gugur. Prabowo juga mengunggah momen saat menyalami keluarga prajurit TNI dalam prosesi persemayaman.

“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa, Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon,” tegas Prabowo.

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB