SUKABUMIHEADLINE.com l Gempa bumi magnitudo (M) 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat.
Bahkan, lima orang dikabarkan meninggal dunia akibat gempa bumi yang guncangannya terasa hingga Sukabumi dan Jakarta itu.
Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengkonfirmasi, pada Senin (21/11/2022), jumlah korban tewas dalam musibah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah ada 5 MD (meninggal dunia) di Kabupaten Cianjur,” kata Suharyanto.
Namun, ia belum menjelaskan lebih detail soal penyebab dan lokasi meninggalnya korban.
“Update terakhir 14.43 WIB itu 5 orang MD,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat dikonfirmasi terpisah.
Kekinian, jumlah korban kembali bertambah hingga mencapai 14 orang meninggal dunia.
Sebelumnya, BNPB melaporkan ada dua orang meninggal dunia akibat gempa M 5,6 di Kabupaten Cianjur. Selain itu, dilaporkan ada empat orang luka-luka.
“Dua warga meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak pascakejadian tersebut,” demikian keterangan tertulis BNPB.
Diberitakan liputan6.com, Gempa bumi M 5,6 yang terjadi di Cianjur dirasakan di kawasan Jakarta. Gempa juga terasa di sejumlah wilayah, seperti Sukabumi, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.
Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11). Titik koordinat gempa berada di 6,83 derajat LS dan 107,06 derajat BT dengan kedalaman 10 km. Gempa berpusat di Cianjur, Jawa Barat.
Warga di beberapa wilayah melaporkan merasakan gempa. Di Jakarta, warga di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Pusat merasakan getaran yang kuat selama beberapa detik.