Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ASN sedang bekerja - sukabumiheadline.com

Ilustrasi ASN sedang bekerja - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan fleksibilitas waktu bekerja berupa work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga pegawai swasta setelah Lebaran tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyebut kebijakan tersebut dikaji sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak dunia.

Menurut Airlangga, skema WFH akan diterapkan secara terbatas, yakni satu hari dalam lima hari kerja. Saat ini, pemerintah masih mematangkan konsep teknis sebelum diumumkan ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi waktu kerja, di mana akan dibuka fleksibilitas untuk WFH dalam satu hari dalam lima hari kerja,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto- Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto- Istimewa

Ia menegaskan kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga diharapkan diikuti oleh sektor swasta serta pemerintah daerah. Pemerintah ingin langkah efisiensi ini dilakukan secara luas untuk memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan secara pasti kapan kebijakan WFH tersebut mulai berlaku. Airlangga hanya memastikan bahwa implementasinya direncanakan setelah periode Lebaran, dengan waktu pelaksanaan yang masih menunggu kesiapan aturan.

“Pasca Lebaran, tapi nanti kita tentukan waktunya,” katanya.

Ilustrasi bekerja di rumah ditemani anak dan istri - sukabumiheadline.com
Ilustrasi bekerja di rumah ditemani anak dan istri – sukabumiheadline.com

Durasi penerapan kebijakan ini pun bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi global, terutama terkait harga minyak dan dinamika geopolitik. Pemerintah membuka kemungkinan evaluasi berkala untuk menentukan apakah kebijakan ini perlu diperpanjang atau dihentikan.

“Nanti kita lihat situasinya, situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” jelasnya.

Airlangga juga menegaskan bahwa kebijakan WFH ini tidak berkaitan dengan efisiensi anggaran program lain, termasuk program makan bergizi gratis (MBG). Ia memastikan tidak ada pemangkasan anggaran dalam program tersebut.

Ilustrasi mengetik artikel atau cerita di laptop - sukabumiheadline.com
Ilustrasi mengetik artikel atau cerita di laptop – sukabumiheadline.com

Di sisi lain, Presiden Prabowo disebut memberikan respons positif terhadap rencana ini. Salah satu pertimbangannya adalah potensi penghematan konsumsi BBM dari berkurangnya mobilitas harian pekerja.

Menurut Airlangga, efisiensi yang dihasilkan dari kebijakan ini bisa mencapai sekitar seperlima dari konsumsi BBM yang biasa digunakan untuk aktivitas kerja harian.

Dengan demikian, kebijakan WFH pascalebaran tidak hanya menjadi solusi adaptif terhadap kondisi global, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah tekanan harga minyak yang masih tinggi.

Berita Terkait

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan
BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu
Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga
414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara
KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya
Survei SMRC: 13,5% kondisi politik Indonesia baik, 49,4% ekonomi buruk dan sangat buruk
Pernah ribut soal bahasa Sunda, Asep Nana Mulyana jabat Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jampidsus
Profil Sudaryono, kader Partai Gerindra jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang mundur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07 WIB

BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:47 WIB

Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB