2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sebaran hoaks di dunia digital - sukabumiheadline.com

Ilustrasi sebaran hoaks di dunia digital - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Memasuki Januari 2026, peredaran hoaks mendominasi ruang digital di seluruh wilayah Jawa Barat. Diketahui, pada 2025, dunia digital di Sukabumi tertinggi dalam isu hoaks se-Jawa Barat.

Dikutip sukabumiheadline.com dari data Jabar Saber Hoaks (JSH), Kamis (15/1/2026), hingga pertengahan Januari terdapat 17 konten terverifikasi hoaks dari 16 pemantauan dan tiga aduan masyarakat.

Seluruh konten tersebut dinyatakan tidak benar, sementara dua kasus lainnya masih dalam proses penanganan. Artinya jumlah hoaks di Jabar masih banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Penata Layanan Operasional, Pengelola Data dan Diseminasi JSH, Sandi Ibrahim Abdullah, salah satu maraknya hoaks figur berkaitan erat dengan modus penipuan.

“Isunya beragam, mulai dari bagi-bagi hadiah yang mengatasnamakan gubernur, pejabat, sampai public figure. Nama-nama yang dipercaya masyarakat sangat mudah ditunggangi dan dijadikan komoditas penipuan, bahkan untuk mencuri data,” ujarnya.

Baca Juga :  Laporan keuangan raih WTP BPK, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi bangga

Meningkat signifikan 

Sementara itu, pada 2025, aduan masyarakat tercatat menurun dibandingkan dengan 2024. Namun, pemantauan hoaks secara aktif oleh tim JSH sendiri mengalami peningkatan.

Hal itu juga dapat terlihat dari data tahunan JSH 2025, yang mencatat sebanyak 1.584 kasus. Sedangkan, pada 2024 sebanyak 762 kasus. Dengan demikian, melonjak hingga 107,9 persen dalam setahun.

Facebook dominan

Masih menurut data yang sama,, Facebook masih menjadi kanal utama penyebaran hoaks, diikuti WhatsApp. Sementara TikTok dan YouTube mencatat peningkatan signifikan.

Adapun dari sisi isu, dominasi kriminalitas dan politik pada 2024, dan bergeser ke isu figur sebagai kategori terbanyak pada 2025.

Sukabumi tertinggi 

Secara wilayah, temuan hoaks terbanyak pada 2024 berada di Kota Bandung, namun pada 2025 bergeser ke Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Galih Gunawan, Pemuda Nagrak Sukabumi Raup Dolar dari Gang Sempit

Karakter aduan masyarakat juga berubah dari isu bantuan sosial dan layanan publik pada 2024, seperti klaim bantuan tambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino Rp400 ribu, dan isu penodongan penumpang Whoosh menjadi hoaks sensasional dan bermuatan penipuan pada 2025.

Selain itu, klaim “Air Laut di Indonesia Membeku sebagai Tanda Hari Kiamat”, saldo e-toll gratis, hingga isu kebencanaan.

Tim JSH menangani hoaks dengan memantau isu secara manual di media sosial serta membuka layanan aduan masyarakat. Setiap laporan yang masuk diverifikasi untuk memastikan kebenarannya, lalu hasil klarifikasi disampaikan kembali kepada publik disertai imbauan agar hoaks tidak disebarluaskan.

Sandi Ibrahim mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan konten mencurigakan melalui kanal resmi Jabar Saber Hoaks.

Berita Terkait

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower
Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes
Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan
Cek harga Moto Razr 60 di Indonesia, ponsel lipat imut dari Motorola
Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India
Spesifikasi dan harga Triumph Scrambler 1200, dipakai Dedi Mulyadi keliling Jawa Barat
Waspada angin kencang, prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan
Tablet Honor Pad X8b meluncur, baterai 10.100 MAh dijual murah

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 21:07 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower

Senin, 23 Februari 2026 - 05:47 WIB

Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:02 WIB

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:50 WIB

Cek harga Moto Razr 60 di Indonesia, ponsel lipat imut dari Motorola

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:27 WIB

Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131