The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Akun X The Middle East (TME) mengabarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tewas karena serangan Iran. Dalam twit-nya, Ahad (15/3/2026), TME mengutip pemberitaan media Iran, Sabtu (14/3/2026), yang menulis Netanyahu tewas setelah rudal Iran menghantam rumahnya.

BREAKING: Iranian media claims that
Benjamin Netanyahu was killed after a
hypersonic missile struck his home. The report alleges that Israel could delay
the announcement and later say he died
from an unexplained medical condition,
such as an aneurysm, to conceal what
actually happened,” tulisnya, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad pagi.

“BERITA TERKINI: Media Iran
mengklaim bahwa Benjamin Netanyahu
tewas setelah rudal hipersonik
menghantam rumahnya,” tulis TME,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artikel juga mengungkap alasan pihak Israel dengan sengaja menunda pengumuman kematian Netanyahu, dan menuduh pihak Negeri Zionis itu menyampaikan ke publik karena alasan kesehatan.

“Laporan tersebut menuduh bahwa lsrael dapat menunda pengumuman tersebut dan kemudian mengatakan bahwa ia meninggal karena kondisi medis yang tidak dapat dijelaskan, seperti aneurisma, untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Bantahan Israel 

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu - Ist
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu – Ist

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel membantah kabar yang beredar di media sosial yang menyebutkan Benjamin Netanyahu telah tewas dalam serangan yang dilancarkan Iran. Melalui Anadolu Agency, pejabat tersebut menegaskan informasi yang beredar tidak benar.

“Ini adalah berita palsu. Perdana Menteri dalam keadaan baik,” demikian pernyataan kantor Netanyahu, Sabtu (14/3/2026) dikutip dari Anadolu Agency.

Kabar mengenai kematian Benjamin Netanyahu sebelumnya ramai beredar di berbagai platform media sosial setelah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Seperti diketahui, ketegangan regional meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel. Serangan itu juga disebut menargetkan sejumlah lokasi di Yordania, Irak, serta beberapa negara kawasan Teluk.

Menurut pernyataan Iran, serangan tersebut ditujukan untuk menghantam aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Situasi keamanan di Timur Tengah pun dilaporkan semakin memanas seiring meningkatnya aksi saling serang antara pihak-pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

Selasa, 8 September 2026 - 23:30 WIB

Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Berita Terbaru