Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga main aplikasi kencan dan game di dalam bunker - sukabumiheadline.com

Ilustrasi warga main aplikasi kencan dan game di dalam bunker - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kementerian Luar Negeri Israel meminta warga yang bersembunyi di bunker bawah tanah untuk memainkan aplikasi kencan Hooked selama negara tersebut berperang dengan Iran.

Diketahui, Hooked merupakan satu dari beberapa aplikasi yang dipromosikan pemerintah selama darurat perang.

“Aplikasi kencan di bomb shelter menunjukkan siapa saja yang jomblo karena meski dalam perang… cinta tetap berlanjut,” tulis Kemenlu Israel di akun Facebook, Jumat (13/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cuitan Kemenlu Israel tersebut kemudian diunggah ulang di X oleh Mike Huckabee, duta besar AS untuk Israel.

“Dengan seluruh negara dalam mode ‘berlindung di tempat’, kita seharusnya mengharapkan hal seperti ini! Mereka menyebut Israel sebagai ‘Negara Start-Up’ karena suatu alasan. Suatu hari nanti mereka akan memberi tahu anak-anak mereka, ‘Kita bertemu di aplikasi kencan di tempat perlindungan sambil menghindari rudal balistik’,” ujarnya.

Aplikasi Hooked 

Untuk informasi, Hooked merupakan aplikasi kencan yang dikembangkan oleh Noa Barazani dan Roi Revach. Aplikasi ini sudah ada sebelum perang tapi viral lagi setelah dipromosikan akun resmi Kemenlu Israel.

Di aplikasi ini akan membuat sebuah QR code dari event yang sedang berlangsung. Jadi, penyelenggara acara hanya perlu memasang QR code di pintu masuk acara, serta secara online.

Para lajang Israel tinggal mengunggah profil ke aplikasi dan dapat menelusuri daftar acara untuk mendaftar terlebih dahulu atau memindai kode QR di pintu masuk acara. Mereka kemudian mendapatkan daftar jomblo yang sesuai dengan apa yang mereka cari, dan orang lain di acara tersebut dapat melihat profil mereka.

Jika dua orang ‘matched‘ di aplikasi, mereka dapat mulai mengobrol melalui aplikasi atau tinggal jalan kaki untuk mendatangi gebetannya saja. Toh, gebetannya pasti berada di satu area yang sama.

Dalam kasus ini, itu berarti, para jomblo Israel yang pakai aplikasi Hooked bakal saling berkenalan selama berada di dalam bunker yang sama. Mereka sejenak bisa mengabaikan kekacauan besar yang tengah terjadi di luar sana.

Melansir The Jerusalem Post, lajang yang mengungsi dari bom mengetahui tentang aplikasi ini setelah sebuah cuitan di X oleh Yael Bar Tur. Tweet itu menjadi viral pada pekan lalu.

“Tentu saja, beberapa orang Israel yang jenius menciptakan aplikasi di mana Anda dapat memindai kode batang dan melihat siapa yang lajang di tempat perlindungan,” dan melampirkan tautan ke Hooked.

Berita Terkait

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

Selasa, 8 September 2026 - 23:30 WIB

Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Berita Terbaru

Sukabumi

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:00 WIB

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB