sukabumiheadline.com – Empat remaja tanggung yang hendak melakukan tawuran di Bulan Suci Ramadhan berhasil digagalkan Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota.
Keempat remaja berinisial MFR (16), AA (17), MRR (15) dan R (20) diamankan polisi berikut barang bukti berupa senjata tajam (sajam). Mereka dibekuk di Jalan Subangjaya, Desa Sukajaya, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (5/3/2025) sekira pukul 23.30 WIB.
Adapun, barang bukti yang diamankan polisi 2 buah sajam jenis golok dan cerulit yang diduga akan dipergunakan untuk tawuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB saat Tim Macan Bintana melakukan kegiatan patroli rutin ke daerah Jalan Subangjaya Sukabumi, melihat sekelompok orang yang sedang berkumpul dan diduga hendak melakukan aksi tawuran,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas AKP Astuti Setyaningsih di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (6/3/2025).
Rini menambahkan, saat akan diamankan keempat remaja tersebut berusaha melarikan diri.
“Saat dihampiri dan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Macan Bintana, sekelompok remaja tersebut langsung bubar dan melarikan diri, akan tetapi 4 diantaranya berhasil kita amankan berikut barang bukti 2 bilah senjata tajam jenis golok dan cerulit,” kata dia.
Hingga saat ini keempat remaja berikut barang bukti senjata tajam masih diamankan dan menjalani proses penyidikan di Mapolres Sukabumi Kota.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rozab Asyari mengaku prihatin dengan tren aksi kekerasan di kalangan remaja Sukabumi saat ini.
“Ya prihatin. Seperti tidak ada efek jera dengan tindakan aparat hukum selama ini. Saya berharap para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak mereka, terutama jika sudah jam 21.00 masih belum pulang ke rumah,” sesal politikus PDIP Perjuangan itu kepada sukabumiheadline.com, Kamis malam.
“Walaupun mereka warga Kabupaten Sukabumi, tetapi masuk wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Jadi seringkali melibatkan warga Kota Sukabumi, karena memang di wilayah perbatasan,” kata Rozab.
“Terlebih sekarang Bulan Suci Ramadhan, kami berharap semua menghormati bulan suci ini,” imbuhnya.
Rozab juga berjanji akan memberikan perhatian terhadap aksi kenakalan remaja di kotanya.
“Ya tentu akan kami perhatikan, karena kasus kenakalan remaja ini terus berulang. Akan saya diskusikan dengan pihak eksekutif, terutama dinas terkait,” pungkasnya.