5 Fakta Bentrok Sopir Angkot dengan TNI di Cibadak Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI vs sopir angkot di Cicurug Sukabumi. l Istimewa

TNI vs sopir angkot di Cicurug Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Beredar video puluhan anggota TNI turun dari truk di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor. Momen puluhan anggota TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 310/Kidang Kancana, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terekam video dan viral di media sosial (medsos).

Menurut informasi yang dihimpun, video itu diambil pada Ahad (17/7/2022) lalu. Berikut 5 faktanya.

1. Narasi Danyon 310 Dikeroyok Sopir Angkot

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah video keributan antara TNI dengan sopir angkot viral di media sosial. Di dalam narasinya, disebutkan anggota TNI turun setelah melihat komandan batalyonnya diduga dianiaya beberapa orang sopir angkot trayek 09 Cibadak-Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa itu berawal saat kendaraan yang ditumpangi Danyon 310 Mayor Yudhi Heriyanto diserempet oleh kendaraan angkot 09,” demikian bunyi narasi dalam video, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (19/7/2022) malam.

Dalam video juga disebutkan jika jika ajudan dan sopir Danyonif 310 ikut melawan sopir.

2. Danyon Mencoba Melerai Keributan

Danyonif 310 Yudhi disebutkan hanya berusaha melerai, tapi justru mendapatkan serangan dari sopir angkot lain.

Akibatnya, perkelahian pun tak dapat dihindari. Tampak dalam video puluhan anggota TNI mengerubuti angkot di SPBU 34.433.13 Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Ongkrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Disebutkan dalam keterangan video bahwa sebanyak lima terduga pelaku pengeroyok Danyonif 310 berhasil diamankan.

3. Pernyataan Bersama

Ketua Kelompok Kerja Unit (KKU) trayek 09 dan Danyon 310 Mayor Yudhi Heriyanto berencana melakukan konferensi pers terkait kejadian tersebut.

“Untuk lebih jelasnya, biar seimbang kita tunggu pengurus dari angkot. Agar informasinya sesuai dengan yang di lapangan. Nanti kita tunggu dulu ya (KKU atau Organda),” ujar Yudhi, dilansir detik.com.

4. Pernyataan Kodam III Siliwangi

Sementara, Kodam III Siliwangi turut angkat suara terkait keributan antara prajurit TNI dengan sopir angkot tersebut. Pihak Kodam Siliwangi memastikan permasalahan tersebut hanya salah paham.

“Salah paham saja, sudah selesai,” ucap Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, dilansir kompas.com.

“Cuma mungkin terdengar oleh prajuritnya berbeda. Tapi sudah selesai,” tambah dia.

5. Sudah Berdamai

Lebih jauh, Arie Tri Hedhianto mengatakan permasalahan tersebut sudah selesai setelah diadakannya pertemuan antara pihak TNI dengan perwakilan sopir angkot.

“Sudah damai. Sudah kondusif juga. Dari kemarin kondusif,” yakin Arie.

Meski demikian, Arie tak menjelaskan secara rinci terkait kronologi peristiwa tersebut.

Berita Terkait

5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian
IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah
Jumlah Gen Alpha Sukabumi: Karakteristik dan tantangan si pembawa perubahan
10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters
Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian
Sepak terjang Andrie Yunus, Pembela HAM alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi disiram air keras
BPS: Warga Kabupaten Sukabumi hanya belanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang
Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:50 WIB

5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian

Rabu, 22 April 2026 - 15:31 WIB

IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:00 WIB

Jumlah Gen Alpha Sukabumi: Karakteristik dan tantangan si pembawa perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 00:54 WIB

10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters

Kamis, 2 April 2026 - 01:17 WIB

Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian

Berita Terbaru

Ilustrasi pasukan perang Persia zaman dulu - sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengenal 10 peradaban tertua di dunia, ada Italia di Eropa

Jumat, 24 Apr 2026 - 03:30 WIB