SUKABUMIHEADLINES.com – Hampir setiap orang selalu ingin memiliki model rambut yang bisa membuatnya semakin memikat mata lawan jenis. Rambut seolah menjadi salah satu bagian tubuh terpenting dalam menentukan kepribadian seseorang.
Tidak heran, jika banyak orang sangat memperhatikan model rambutnya agar terlihat keren dan bisa tampil percaya diri.
Seorang hair stylist sekaligus pemilik salah satu barbershop di Kota Sukabumi, Palahudin (31), mengaku sudah sepuluh tahun mengeluti profesi sebagai stylist rambut pria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada sukabumiheadlines.com ia mengungkapkan 5 trend gaya rambut pria yang diminati kawula muda Sukabumi, Sabtu (21/8/2021).
1. Under cut
“Gaya rambut ini menjadi salah satu yang diminati anak muda di Sukabumi karena terlihat sederhana dan cocok di segala acara, baik resmi maupun formal. Undercut memiliki karakteristik potongan tipis di samping kanan dan kiri hingga ke belakang,” ungkapnya.
2. Top Knot
Gaya ini sering kali dipilih masyarakat tradisional Jepang. Potongan rambut pria ini membuat rambut bagian samping kanan dan kiri serta bagian belakang dibuat tipis hingga cenderung plontos. Lalu, bagian atas dibiarkan panjang agar bisa dikuncir, dan gaya rambut ini, sekarang diaplikasikan oleh sebagian anak muda Sukabumi.
3. Taper Fade
Potongan ini menonjolkan gradasi pada sisi kanan dan kiri kepala. Bagian bawah dipotong pendek dan memanjang perlahan pada bagian atas. “Gaya rambut ini pun hits di kalangan anak muda Sukabumi,” terang dia.
4. Pompadour
Dari tahun ke tahun, gaya rambut ini masih menjadi trend dan banyak yang memilihnya, termasuk di Sukabumi. Gaya rambut ini cocok untuk rambut tebal yang senang bereksperimen.
5. Two Block
“Model ini trend rambut K-Pop terbaru yang disukai banyak penggemar termasuk kalangan muda di Sukabumi,” terangnya.
Ia menambahkan, two block haircut adalah improvisasi dari gaya rambut undercut. Bagian samping rambut dipotong lebih pendek, sedangkan di bagian atas dibuat lebih panjang.
“Itulah lima top gaya rambut pria 2021 yang diminati dan menjadi trend dikalangan anak muda Sukabumi,” pungkas Palahudin.